Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tumit yang kasar dan kering memang sangat mengganggu saat pergantian musim, ya. Kaos kaki tersangkut, stocking robek… Oleh karena itu, akhir-akhir ini saya mencoba berbagai krim untuk tumit, tetapi jujur saja, bingung memilih yang mana. Apakah krim tubuh saja tidak cukup, apakah benar-benar bisa memperbaiki dengan melembabkan, saya juga punya pertanyaan seperti itu.
Setelah membandingkan beberapa produk populer, saya menyadari bahwa tiga hal yang sangat penting adalah daya melembabkan, tingkat lengket, dan aroma. Meskipun harganya hampir sama, sensasi penggunaannya sangat berbeda.
Pertama, untuk krim tumit yang sangat melembabkan, yang saya rekomendasikan adalah "ヘルシーフィート" dari ヘルシーフィート. Setelah dioleskan beberapa jam, saya merasakan peningkatan signifikan dalam kadar air di tumit. Karena tanpa aroma, tidak mengganggu penciuman juga. Hanya saja, kelemahan utamanya adalah mudah lengket, dan saat langsung berjalan tanpa alas kaki di lantai, terasa menempel di lantai kayu.
Di sisi lain, krim pelembab tumit dari Dr.Scholl berbentuk tube yang mudah digunakan dan berbentuk gel yang cepat meresap. Daya melembabkannya juga cukup, tetapi tetap meninggalkan sensasi lengket.
Bagi yang tidak suka lengket, disarankan menggunakan "ディープモイストフットクリーム" dari Baby Foot. Teksturnya ringan dan cocok untuk orang yang ingin segera memakai sepatu dan kaos kaki lagi. Namun, daya melembabkannya mungkin kurang memuaskan.
Saya juga mencoba seri "コウンバル" dari Korea, yang memiliki kapasitas besar dan mudah digunakan secara berkelanjutan. Daya melembabkannya tidak buruk, tetapi aroma khasnya cukup membagi preferensi.
Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah berdasarkan prioritas pribadi. Jika fokus pada kelembaban, toleransi terhadap sedikit lengket; jika tidak suka lengket, bisa mengorbankan sedikit daya melembab; dan jika sensitif terhadap aroma, pilih yang tanpa aroma. Semoga dengan menemukan krim tumit yang sesuai, masalah tumit kering dan kasar bisa teratasi dengan baik.