Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran: Rencana gencatan senjata AS "terlalu berlebihan dan tidak masuk akal"
ANTARA Teheran, 30 Maret—Menurut laporan media Iran pada 30 Maret, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Baghai, menyatakan bahwa hingga kini Iran belum melakukan perundingan langsung dengan Amerika Serikat, dan rencana gencatan senjata yang diajukan pihak AS “terlalu berlebihan dan tidak masuk akal”.
Baghai mengatakan bahwa pihak Iran, melalui beberapa perantara, menerima informasi tentang niat pihak AS untuk berunding. Ia menyebut bahwa apa yang disebut “rencana 15 poin” gencatan senjata pihak AS yang kerap disebut oleh pihak luar, dengan persyaratannya “terlalu berlebihan dan tidak masuk akal”.
Baghai menyatakan bahwa berbeda dengan pihak AS yang terus-menerus mengubah sikap dan melontarkan pernyataan yang saling bertentangan, pihak Iran senantiasa memiliki pendirian yang jelas.
Menanggapi pertemuan regional yang digelar di Pakistan pada hari-hari sebelumnya, Baghai mengatakan bahwa pertemuan itu termasuk dalam kerangka yang ditetapkan oleh pihak Pakistan, dan Iran tidak ikut ambil bagian. Namun, bila negara-negara kawasan menaruh perhatian pada perdamaian dan keamanan kawasan, hal itu patut dipuji. Ia juga menekankan bahwa masyarakat internasional seharusnya memperhatikan pihak yang pertama kali memicu perang, dan tidak meminta salah satu pihak agar tetap menahan diri secara sepihak.
Baghai menegaskan kembali bahwa Iran bukanlah pihak yang memulai perang, melainkan pihak yang menjadi sasaran serangan dalam proses perundingan diplomatik. Ia mengatakan bahwa setelah pihak Iran menarik kesimpulan terkait isu-isu yang bersangkutan, pihaknya akan mengumumkannya kepada publik pada waktu yang tepat. (Selesai)