APNI penjelasan lengkap tentang kebijakan industri nikel Indonesia—kuota nikel, impor, penetapan harga, dan distribusi bijih untuk proyek HPAL

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

4 Maret, Mysteel mengadakan wawancara eksklusif dengan Sekretaris Jenderal Asosiasi Bijih Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey. Menanggapi serangkaian isu hangat yang sangat mendapat perhatian pasar saat ini—termasuk neraca sumber daya di tengah latar belakang pengetatan kuota RKAB, jaminan pasokan bahan baku untuk proyek peleburan baru, penyesuaian kuota untuk tambang di wilayah tertentu, serta reformasi mekanisme penetapan harga bijih nikel—Sekretaris Jenderal Meidy memberikan penjelasan dan tanggapan resmi yang sangat rinci. Inti pandangannya adalah bahwa Indonesia pada 2026 akan menetapkan target kuota produksi RKAB sekitar 260–270 juta ton, yang bertujuan untuk mengerucutkan kelebihan pasokan pasar nikel global dari 261.000 ton (berdasarkan proyeksi) menjadi 89.000 ton, sehingga melalui manajemen pasokan secara langsung memberikan dukungan bagi harga nikel. Indonesia memiliki mekanisme revisi RKAB; perusahaan dapat mengajukan penambahan kuota pada pertengahan tahun berdasarkan realisasi produksi, yang berarti pengetatan kuota pada awal tahun bukanlah batas pasokan akhir, dan terdapat kelonggaran penyesuaian secara dinamis terhadap volume pasokan aktual. Indonesia sedang mendorong reformasi rumus penetapan harga bijih nikel, dengan rencana memasukkan nilai kobalt dalam bijih ke dalam sistem penilaian; langkah ini secara langsung akan meningkatkan harga acuan resmi untuk jenis bijih seperti limonit, sehingga pada gilirannya menaikkan biaya penambangan bagi tambang dan biaya pengadaan bahan baku untuk pabrik peleburan hilir.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan