Baru saja merilis sesuatu yang mungkin mengubah semua yang kita percayai tentang Banksy. Reuters melakukan penyelidikan besar dengan dokumen-dokumen yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan jujur saja, detailnya cukup meyakinkan.



Semua dimulai ketika para jurnalis memutuskan untuk meninjau arsip pengadilan New York tahun 2000. Mereka menemukan dokumen polisi tentang seseorang yang ditangkap karena memanipulasi papan reklame Marc Jacobs di atap sebuah gedung di Hudson Street selama Fashion Week. Nama yang tercantum dalam catatan: Robin Gunningham. Menurut dokumen tersebut, dia menghabiskan beberapa jam di bawah tahanan, menyerahkan paspor sementara, dan akhirnya membayar denda serta lima hari kerja sosial. Yang menarik adalah alamat yang dia berikan saat membayar jaminan: Carlton Arms Hotel, tempat legendaris di mana para seniman menginap gratis dengan imbalan melukis kamar.

Namun, koneksi sebenarnya muncul saat Reuters meninjau foto-foto Jamaica tahun 2004. Sang seniman bekerja dengan seorang fotografer bernama Peter Dean Rickards dalam sebuah proyek untuk sebuah label rekaman. Dalam beberapa foto, sang seniman terlihat dengan wajah yang jelas terlihat. Reuters membandingkan gambar-gambar tersebut dengan materi lain dari sang seniman dan menemukan kecocokan fisik yang cukup jelas: jam yang sama, gelang yang sama, tato lengan pria di lengan kiri, dan anting di telinga yang sama. Detail ini berulang dalam wawancara dan buku-buku selanjutnya.

Yang paling menarik adalah apa yang terjadi setelahnya. Menurut Steve Lazarides, mantan perwakilan sang seniman, Robin Gunningham diduga melakukan perubahan identitas secara hukum sekitar tahun 2008, saat perhatian publik terhadap identitas Banksy mulai mengancam anonimitasnya. Lazarides secara langsung menyatakan: "Robin Gunningham tidak ada." Dari situ, Reuters menemukan catatan migrasi seseorang yang terdaftar sebagai David Jones — secara kasar setara dengan Juan Pérez di Inggris — yang menyeberang ke Ukraina pada 28 Oktober 2022, beberapa hari sebelum mural-mural yang dikaitkan dengan Banksy muncul di wilayah Ukraina. Tanggal lahir di paspor tersebut cocok dengan Gunningham.

Sebelum merilis laporan, Reuters menghubungi sang seniman dan lingkaran dekatnya. Banksy tidak merespons apa pun. Pengacaranya, Mark Stephens, meminta agar laporan tersebut tidak dipublikasikan dan mempertanyakan detailnya. Meski begitu, agensi memutuskan untuk melanjutkan penyelidikan dengan pertimbangan bahwa ada kepentingan publik yang nyata untuk memahami perjalanan seseorang yang mengubah seni jalanan menjadi fenomena global.

Ini bukan pertama kalinya seseorang mengklaim telah memecahkan misteri Banksy. Tapi kali ini, Reuters menyajikan perjalanan yang cukup rinci dengan dokumen pengadilan, arsip foto, catatan migrasi, dan kesaksian dari orang-orang terdekat. Setiap bagian cocok satu sama lain dengan cara yang sulit dianggap kebetulan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan