Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perhatikan cerita menarik yang sedang berkembang di industri antariksa. Gwynne Shotwell, presiden SpaceX, tampaknya berada di puncak pengaruhnya dan sekaligus menghadapi ujian terberat dalam kariernya. Perusahaan bersiap untuk IPO yang dapat mengumpulkan lebih dari 30 miliar dolar, dan semua ini terjadi di tengah berbagai tantangan.
Yang menarik: Gwynne Shotwell telah hampir 25 tahun bersama Elon Musk. Dia mulai sebagai wakil presiden pengembangan bisnis, bertemu dengan pejabat dan perusahaan di seluruh dunia, dan pada tahun 2008 menjadi presiden. Tepat di tahun itu, SpaceX mendapatkan kontrak NASA sebesar 1,6 miliar dolar, yang secara harfiah menyelamatkan perusahaan. Sejak saat itu, dia mengelola operasi sehari-hari, dan perannya adalah menyeimbangkan visi Musk dengan kenyataan.
Bill Nelson, mantan kepala NASA, pernah berkata tentang dia: "Dia adalah tumpuan yang dapat diandalkan." Dan memang begitu. Ketika terjadi konflik dengan pejabat, saat perlu menjelaskan perilaku Musk, atau meredakan situasi — Gwynne Shotwell yang mengambil alih. Pekerjaannya seringkali tersembunyi, tetapi dialah yang menjaga perusahaan tetap pada jalurnya.
Sekarang perusahaan menghadapi tugas besar. Starship harus berfungsi dengan baik dan terbang lebih sering — tahun lalu ada tiga misi uji coba yang gagal. NASA membutuhkannya untuk kembali ke Bulan, Musk ingin menggunakannya untuk pemukiman di Mars. Plus, SpaceX mengeluarkan biaya besar baru-baru ini: lebih dari 20 miliar dolar untuk membeli spektrum nirkabel. Di tengah semua ini, perusahaan memasuki periode tenang yang diatur menjelang IPO.
Bagi Gwynne Shotwell, ini berarti dia harus mengelola tidak hanya proses internal dan hubungan dengan klien, tetapi juga mempersiapkan perusahaan untuk pengawasan ketat dari investor dan regulator. Ini adalah tingkat transparansi dan tanggung jawab yang sama sekali berbeda. Kemampuannya untuk menjaga semuanya tetap seimbang adalah faktor penentu keberhasilan IPO.