Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dua Pertemuan Dalam Satu Malam: Polisi Delhi Tangkap Kedua Tersangka Pembunuhan Dabri
(MENAFN- IANS) New Delhi, 31 Maret (IANS) Dalam operasi cepat menyusul kasus pembunuhan di Dabri, Kepolisian Delhi pada Selasa mengatakan tim AATS dari Distrik Dwarka telah menangkap tersangka utama, yang diidentifikasi sebagai Prem Sharma alias Himanshu, dekat Najafgarh (Kakrola) Nala Road dalam sebuah insiden berbalas tembakan.
Bertindak berdasarkan masukan intelijen yang spesifik, tim polisi menghadang tersangka berusia 21 tahun itu pada Senin malam ketika ia berusaha melarikan diri dengan skuter curian. Alih-alih menyerah, diduga pelaku membuka tembakan ke personel polisi, melepaskan tiga tembakan dengan maksud untuk membunuh.
Pihak berwenang mengatakan salah satu peluru mengenai rompi anti peluru Kepala Bintara Sandeep, sehingga nyaris mencegah terjadinya cedera serius.
Dengan sikap menahan diri dan bertindak dalam pembelaan diri, tim polisi membalas tembakan dengan terukur. Salah satu peluru mengenai lutut kanan tersangka, sehingga ancaman berhasil dinetralkan.
Setelah perkelahian singkat, tersangka yang memiliki catatan kriminal sebelumnya termasuk keterlibatan dalam kasus penculikan dan pembunuhan, berhasil dikuasai dan dibawa ke tahanan. Sebuah pistol beserta peluru tajam dan selongsong peluru kosong ditemukan di lokasi. Tersangka yang mengalami luka segera dipindahkan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.
Menurut polisi, pada 29 Maret sekitar pukul 9:23 malam, sebuah panggilan PCR diterima di kantor polisi Dabri terkait insiden penusukan dekat Durga Mata Mandir, Gali No. 1, Madhu Vihar di Delhi. Penelepon menginformasikan bahwa seorang orang tak dikenal telah diserang menggunakan pisau.
Tim polisi bergegas ke lokasi, yang berada berseberangan dengan kuil di Madhu Vihar, tempat mereka menemukan bahwa seorang warga baik hati (good Samaritan) telah terlebih dahulu memindahkan orang yang terluka ke rumah sakit.
Tim Kriminal (Crime Team) dan Unit Forensik Seluler (Mobile Forensic Unit) kemudian dipanggil untuk memeriksa lokasi dan mengumpulkan bukti.
Pada dini hari 30 Maret, sekitar pukul 12:08 pagi, korban yang terluka yang diidentifikasi sebagai Govind Jha berusia 39 tahun, meninggal dunia akibat cederanya di Akash Hospital di Dwarka Sector-3.
Dalam insiden berbalas tembakan terpisah yang terjadi lebih awal pada hari itu, seorang tersangka lain yang terkait dengan kasus penusukan Dabri juga mengalami luka selama operasi polisi di Sector 17, Dwarka.
Selama operasi pencarian tersangka yang terlibat dalam insiden penusukan tersebut, di mana satu orang meninggal dan tiga lainnya masih dalam kondisi kritis, polisi mengembangkan petunjuk melalui intelijen manusia.
Berdasarkan masukan tersebut, salah satu tersangka, Rohit Kumar alias Noddy, berusia 21 tahun dan warga Madhu Vihar, Dabri, terlihat oleh tim Special Staff di belakang sebuah kompleks olahraga di Sector 17, Dwarka.
Ketika tim polisi memintanya untuk menyerah, diduga pelaku membuka tembakan. Para pejabat mengatakan salah satu peluru melintas dekat Kepala Bintara Jagat Singh.
Meski telah diperingatkan, tersangka menembakkan tiga tembakan ke tim polisi. Sebagai respons, para petugas sekali lagi menahan diri dan membalas dalam pembelaan diri dengan tembakan terukur.
Salah satu peluru mengenai Rohit Kumar di lutut kirinya, setelah itu ia dikuasai dan ditangkap menyusul pergumulan singkat. Polisi menemukan sebuah pistol 7.65 mm yang terisi satu peluru tajam bersama dengan tiga selongsong peluru kosong dari penguasaannya.
Ia segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Polisi mengatakan sebuah kasus berdasarkan ketentuan yang relevan dari Bharatiya Nyaya Sanhita dan Arms Act telah didaftarkan di kantor polisi Dwarka North, dan penyelidikan lebih lanjut atas insiden tersebut sedang berlangsung.
MENAFN30032026000231011071ID1110921502