Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Spesies Migratori Ditambahkan ke Perlindungan Internasional
(MENAFN- AzerNews) ** Oleh Alimat Aliyeva**
Konferensi Para Pihak Konvensi tentang Konservasi Spesies Hewan Liar yang Bermigrasi (CMS) telah memutuskan untuk menambahkan 40 spesies baru ke dalam daftar hewan yang diberikan perlindungan internasional, ** AzerNEWS** melaporkan.
Keputusan itu dibuat selama KTT COP15 yang diadakan di kota Campo Verde, Brasil, dihadiri oleh perwakilan dari 132 negara dan Uni Eropa.
Daftar terbaru mencakup baik spesies darat maupun akuatik, seperti burung hantu kutub (Bubo scandiacus), burung hudson sandpiper (Limosa haemastica) yang terancam punah, dan hiu palu raksasa (Sphyrna mokarran). Selain itu, hyena bergaris (Hyaena hyaena) dan berang-berang raksasa (Pteronura brasiliensis) telah diberikan status perlindungan.
Berdasarkan ketentuan CMS, negara-negara yang berpartisipasi diwajibkan untuk melindungi spesies yang terdaftar, menjaga dan memulihkan habitatnya, menghapus hambatan bagi migrasi, serta mengoordinasikan upaya konservasi secara internasional.
Menurut data yang disampaikan pada konferensi, hampir 49% dari spesies yang terdaftar dalam CMS mengalami penurunan jumlah, dan hampir seperempat menghadapi risiko kepunahan.
Perhatian khusus pada COP15 diberikan kepada ikan air tawar yang bermigrasi, yang populasinya menurun dengan cepat. Dalam beberapa kasus, populasi ini berisiko mengalami keruntuhan, menurut penilaian internasional yang diterbitkan selama KTT.
Ancaman utama bagi spesies migran meliputi kerusakan habitat, penangkapan ikan berlebihan, dan polusi air, yang memengaruhi ekosistem dari Amazon Basin hingga sungai-sungai Eropa, termasuk Danube.
Konferensi berlangsung di Pantanal, salah satu lahan basah terbesar di dunia, yang terkenal dengan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa dan sebagai perlindungan penting bagi tak terhitung spesies migran. Para ahli menekankan bahwa melindungi habitat-habitat ini adalah tidak hanya sangat penting bagi satwa liar tetapi juga untuk menjaga kesehatan ekosistem global dan layanan yang mereka berikan kepada populasi manusia.
MENAFN01042026000195011045ID1110927609