Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengadilan Melanjutkan Gugatan NVIDIA atas Pendapatan Penambangan Tersembunyi
TLDR
💥 Temukan KnockoutStock berikutnya! Dapatkan harga langsung, chart, dan KO Scores dari KnockoutStocks.com, platform berbasis data yang memberi peringkat setiap saham berdasarkan kualitas dan potensi breakout.
Sebuah pengadilan federal AS telah mengizinkan gugatan class action sekuritas terhadap NVIDIA dan CEO Jensen Huang untuk dilanjutkan. Para penggugat menuduh perusahaan menyembunyikan lebih dari $1 miliar pendapatan GPU penambangan kripto. Kasus ini mencakup kerugian investor antara 10 Agustus 2017 dan 15 November 2018.
Pengadilan Mengabulkan Gugatan Investor terhadap NVIDIA
Pengadilan mengizinkan investor untuk mengejar klaim bahwa NVIDIA keliru menggambarkan penjualan GPU terkait kripto. Para penggugat berpendapat perusahaan mencatat pendapatan penambangan besar di divisi perusahaannya untuk gaming. Mereka menyatakan bahwa pelaporan ini menciptakan gambaran yang salah tentang permintaan gaming yang stabil.
Berkas pengadilan memperkirakan NVIDIA menghasilkan sekitar $1,7 miliar dari penjualan GPU untuk penambangan kripto. Dari jumlah tersebut, sekitar $1,13 miliar diduga tidak memiliki pengungkapan yang jelas. Investor mengklaim kelalaian ini mendistorsi tren pendapatan dan memengaruhi ekspektasi pasar.
Berkas menunjukkan bahwa lebih dari 65% permintaan kripto ditujukan pada GPU gaming GeForce. Para penggugat menegaskan bahwa para penambang mendorong sebagian besar pertumbuhan yang dilaporkan pada segmen gaming. Mereka juga mengklaim permintaan kripto mendorong sekitar 83% dari pertumbuhan total GPU selama periode tersebut.
Hakim menolak argumen NVIDIA bahwa pengungkapannya tidak berdampak pada harga. Putusan menyatakan perusahaan gagal membantah klaim investor pada tahap ini. Akibatnya, pengadilan mengizinkan kasus tersebut untuk terus berjalan sebagai class action.
Sengketa Pengungkapan Pendapatan dan Reaksi Pasar
Perselisihan berpusat pada pernyataan NVIDIA tentang tren pendapatan gaming. Investor menuduh perusahaan tidak memisahkan dengan jelas penjualan yang digerakkan oleh kripto. Mereka berpendapat praktik ini menutupi volatilitas permintaan penambangan.
Pada Agustus 2018, NVIDIA menurunkan perkiraan keuangannya dan menyebutkan permintaan kripto yang melambat. Lalu, pada 15 November 2018, perusahaan melaporkan pendapatan gaming yang lebih lemah. Perusahaan mengaitkan kekurangan tersebut dengan kelebihan persediaan setelah pasar kripto menurun.
Setelah pengungkapan tersebut, saham NVIDIA turun sekitar 28,5% dalam dua sesi perdagangan. Para penggugat mengklaim penurunan itu mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap pengungkapan pendapatan sebelumnya. Pengadilan mencatat bahwa timing tersebut mendukung klaim para investor.
Sidang dalam perkara ini dijadwalkan pada 21 April. Proses tersebut akan membahas argumen mengenai tanggung jawab dan ganti rugi. Pengadilan akan menentukan langkah berikutnya setelah meninjau pengajuan tambahan.
Pada 2022, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menjatuhkan denda sebesar $5,5 juta kepada NVIDIA. Regulator mengatakan perusahaan gagal mengungkapkan bahwa penambangan kripto memengaruhi pendapatan gaming. SEC menyatakan investor memerlukan informasi yang jelas tentang sumber pendapatan.
NVIDIA menyelesaikan tuduhan SEC tanpa mengakui atau menyangkal temuan tersebut. Regulator mengatakan kelalaian itu melanggar persyaratan pengungkapan. Perusahaan membayar denda $5,5 juta sebagai bagian dari penyelesaian.
Data pasar terbaru menunjukkan saham NVIDIA diperdagangkan di dekat $178,68. Saham telah turun sekitar 9% sepanjang bulan lalu. Periode class action dalam gugatan berakhir pada 15 November 2018.
Mempertimbangkan saham baru? Anda mungkin ingin melihat yang ada di watchlist kami terlebih dahulu.
Tim kami di Knockout Stocks mengikuti analis berperforma teratas dan tren yang menggerakkan pasar untuk menemukan potensi pemenang lebih awal. Kami telah mengidentifikasi lima saham yang menarik perhatian secara tenang dan mungkin layak untuk diperhatikan sekarang. Buat akun gratis Anda untuk membuka laporan lengkap dan mendapatkan wawasan saham berkelanjutan.
✨ Penawaran Waktu Terbatas
Dapatkan 3 Ebook Saham Gratis