India Meluncurkan Pelatihan AI, Dorongan Konten untuk Memperkuat Ekosistem Digital

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) New Delhi, 31 Maret (IANS) India telah meluncurkan serangkaian inisiatif yang ditujukan untuk memperkuat perekonomian digitalnya dengan mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI), produksi konten digital, serta akses ke layanan penyiaran, demikian laporan tersebut.

Menurut laporan Digital Watch Observatory, inisiatif ini berfokus pada pembentukan tenaga kerja yang siap AI sekaligus memperluas ekosistem digital negara itu di berbagai sektor media dan teknologi.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, program nasional peningkatan keterampilan AI akan melatih sekitar 15.000 kreator dan profesional media bekerja sama dengan Google dan YouTube. Pelatihan ini akan mencakup AI generatif, teknik prompting, serta alat-alat tingkat lanjut untuk membekali peserta dengan keterampilan yang siap menghadapi masa depan, demikian yang disebutkan.

Pemerintah juga telah memperkenalkan MyWAVES, sebuah platform di dalam ekosistem WAVES OTT, yang memungkinkan pengguna untuk membuat, mengunggah, dan membagikan konten. Platform ini dirancang untuk mendukung konten buatan pengguna dalam berbagai format dan bahasa, sekaligus mendorong partisipasi yang lebih luas.

Selain itu, akses ke layanan penyiaran telah disederhanakan dengan diperkenalkannya tuner satelit bawaan dan panduan program tingkat lanjut pada perangkat televisi. Ini menghilangkan kebutuhan akan set-top box, sehingga layanan menjadi lebih terjangkau dan meningkatkan jangkauan, terutama di wilayah terpencil.

Lebih jauh, sebuah laporan menyebutkan bahwa kapasitas pusat data India diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 4 gigawatt (GW) pada FY30, yang memberikan potensi investasi sebesar Rs 1,5 lakh crore hingga saat itu.

“Kapasitas pusat data India per satu juta pengguna internet sebesar 1,2 megawatt per satu juta pengguna lebih rendah daripada rata-rata global 5 megawatt per satu juta pengguna di seluruh dunia,” demikian yang dikatakan.

Sementara para ahli mencatat bahwa permintaan pusat data saat ini didorong oleh TI perusahaan dan penyimpanan cloud, tetapi beban kerja yang dipimpin oleh AI diperkirakan akan menggerakkan fase pertumbuhan berikutnya selama 5–7 tahun mendatang.

Namun, menurut laporan lain, sekitar 95 persen perempuan akan mempertimbangkan untuk beralih ke peran yang berfokus pada AI dengan dukungan organisasi yang tepat.

MENAFN31032026000231011071ID1110922271

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan