Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya menemukan sesuatu yang cukup menarik tentang salah satu pepatah yang telah kita dengar berkali-kali: "El que mucho abarca, poco aprieta". Sebenarnya, meskipun kita mengulanginya terus-menerus, kebanyakan orang tidak tahu dari mana asalnya.
Pada dasarnya, pepatah ini berfungsi sebagai peringatan tentang apa yang terjadi ketika kita mencoba melakukan terlalu banyak hal sekaligus. Menurut Centro Virtual Cervantes, frasa ini menggambarkan hal tersebut secara tepat: ketika seseorang mencakup banyak tugas sekaligus, akhirnya tidak melakukan satu pun dengan baik. Dan ini tidak hanya berlaku secara praktis, tetapi juga secara intelektual, karena ketika perhatian tersebar di berbagai hal, kinerja akan menurun drastis.
Yang menarik adalah bahwa pepatah ini sudah berusia berabad-abad. Salah satu kali pertama yang tertulis adalah dalam karya La Celestina, buku tahun 1499 yang dikaitkan dengan Fernando de Rojas. Dalam teks tersebut, tokoh Sempronio mengatakan sesuatu yang sangat mirip: "Quien mucho abarca poco suele apretar". Jadi, sejak akhir abad ke-15, sudah ada gagasan untuk memperingatkan bahaya ambisi berlebihan dan kurangnya fokus.
Sejak saat itu, pepatah ini disebarkan dari generasi ke generasi terutama secara lisan, hingga akhirnya menjadi bagian dari bahasa sehari-hari. Dan kenyataannya, pepatah ini tetap relevan, terutama sekarang di era di mana kita semua berusaha melakukan segala sesuatu sekaligus. Struktur sederhana dan ritmis dari pepatah ini membuatnya sangat mudah diingat dan disampaikan.
Ini juga bukan sesuatu yang eksklusif dari bahasa Spanyol. Dalam bahasa Inggris ada ungkapan "Jack of all trades, master of none" yang menyampaikan ide yang sama: siapa pun yang mencoba menguasai banyak disiplin mungkin tidak benar-benar unggul dalam satu pun.
Ada juga variasi lain yang memiliki makna yang sama persis: "El que está en muchos cabos, está en ninguno", "Galgo que muchas liebres levanta, ninguna mata", "El perrillo de muchas bodas, no come en ninguna por querer comer en todas", dan lain-lain. Semuanya mengarah pada hal yang sama: bahwa lebih baik melakukan sedikit hal dengan baik daripada banyak hal secara dangkal. Gagasan bahwa orang yang terlalu banyak mencakup akhirnya tidak mencapai apa-apa tetap menjadi salah satu pelajaran paling praktis yang kita warisi dari bahasa rakyat.