Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tiga Bank Terbesar di Jepang Sedang Membangun Stablecoin Bersama
Mitsubishi UFJ Financial Group, Mizuho, dan SMBC—tiga bank terbesar di Jepang—secara kolektif mengelola aset senilai triliunan, meluncurkan sebuah uji konsep (proof-of-concept) bersama untuk kerangka stablecoin terpadu pada 5 Maret 2026, pada inisiatif pertama yang diberi status Payment Innovation Project oleh Otoritas Jasa Keuangan Jepang.
Apa yang Sebenarnya Sedang Dibangun oleh Tiga Bank
Pilot tersebut berjalan di Progmat Coin, infrastruktur blockchain yang awalnya diasuh (diinkubasi) oleh MUFG dan sejak itu diposisikan ulang sebagai utilitas industri yang netral, bukan aset MUFG yang bersifat milik sendiri. Netralitas itulah yang membuat kolaborasi tiga bank menjadi memungkinkan. Mizuho dan SMBC tidak akan membangun di atas infrastruktur milik sendiri MUFG. Mereka akan membangun pada infrastruktur bersama yang netral—itulah mengapa independensi Progmat dari institusi mana pun penting secara struktural.
Uji konsep ini menguji stablecoin yang di-peg ke yen dan yang di-peg ke USD secara bersamaan. Desain mata uang ganda mencerminkan realitas operasi treasury perusahaan Jepang, di mana perusahaan mengelola kewajiban dalam yen domestik sekaligus transaksi internasional yang didenominasikan dalam dolar. Kerangka stablecoin yang hanya menangani satu mata uang akan menyelesaikan setengah dari masalah.
Target utamanya adalah basis klien korporat gabungan dari tiga bank yang kurang lebih berjumlah 300.000 perusahaan. Use case-nya adalah penyelesaian pembayaran lintas batas dan antar-perusahaan, menggantikan rantai perbankan koresponden dan infrastruktur akun nostro yang saat ini membuat pembayaran korporat internasional lambat dan mahal. Penyelesaian hampir instan untuk klien korporat adalah tujuannya, dengan menggunakan logika yang sama seperti yang ditunjukkan dalam pilot HKMA Hong Kong yang dibahas sebelumnya minggu ini.
Mengapa Pengakuan FSA Penting
Pemberian status Payment Innovation Project oleh Otoritas Jasa Keuangan Jepang kepada inisiatif ini bukanlah klasifikasi administratif rutin. Itu menandakan bahwa regulator secara aktif mendukung pengembangan, bukan sekadar mengawasi dari jauh. Status PIP biasanya disertai dengan keterlibatan regulator, umpan balik yang dipercepat pada pertanyaan kepatuhan, dan tingkat perlindungan untuk para peserta yang beroperasi di wilayah hukum yang baru.
Jepang secara historis berhati-hati terhadap regulasi kripto dan stablecoin, bergerak dengan sengaja, bukan cepat. Tiga mega-bank yang menerima dukungan FSA untuk uji coba stablecoin bersama pada minggu yang sama ketika SEC AS menyerahkan kerangka interpretatif kripto kepada Gedung Putih dan Trump menekan bank-bank terkait legislasi stablecoin bukanlah kebetulan. Itu mencerminkan pergeseran regulasi global yang terjadi secara bersamaan di berbagai yurisdiksi keuangan besar.
Konteks Kompetitif
Hanya minggu ini saja, Western Union meluncurkan stablecoin di Solana untuk remitansi, Visa dan ANZ menyelesaikan uji coba penyelesaian tokenized lintas batas di Hong Kong menggunakan Chainlink, dan kini tiga bank terbesar di Jepang sedang memercontohkan kerangka stablecoin bersama untuk 300.000 klien korporat. Setiap inisiatif ini menargetkan segmen berbeda dari sistem pembayaran global. Secara bersama-sama, semuanya menggambarkan sebuah industri yang sudah berhenti memperdebatkan apakah penyelesaian stablecoin akan menggantikan jalur (rails) tradisional dan mulai bersaing untuk membangun infrastruktur yang akan melakukannya.
MUFG yang mengelola sekitar $3 triliun dalam aset berarti volume pembayaran korporat yang pada akhirnya dapat mengalir melalui versi produksi dari kerangka stablecoin ini bukan jumlah yang kecil. Uji konsep saat ini dengan dukungan FSA dan partisipasi tiga bank adalah indikasi serius mengenai ke mana keuangan institusional Jepang akan bergerak, bukan sekadar rilis pers.