Trump mengancam akan menghentikan pasokan senjata ke Ukraina untuk memaksa Eropa terlibat dalam operasi Selat Hormuz

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Investing.com – Mengutip pihak berwenang yang mengetahui hal tersebut, menurut surat kabar Inggris, Financial Times, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memutus pasokan senjata ke Ukraina, untuk memaksa sekutu Eropa bergabung dalam upaya untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Trump bulan lalu meminta angkatan laut NATO membantu membuka kembali jalur sempit tersebut. Ibu kota negara-negara Eropa menolak permintaan itu, dengan mengatakan bahwa ini tidak mungkin dilakukan selama konflik masih berlangsung. Beberapa negara juga menegaskan bahwa situasi ini “bukanlah perang kami”.

Sebagai tanggapan, Trump mengancam untuk menghentikan pasokan senjata untuk PURL, yakni program pengadaan persenjataan yang dijalankan NATO untuk Ukraina.

Ancaman untuk menghentikan pengiriman senjata ke Ukraina menunjukkan bahwa Trump berusaha membentuk apa yang ia sebut sebagai “koalisi sukarela” untuk melaksanakan aksi Selat Hormuz.

Teks ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan kami.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan