Saya baru saja menonton video yang dipublikasikan Zelensky minggu ini di dalam bunker presiden di Kiev, dan jujur saja cukup mengesankan. Pria itu berjalan melalui seluruh labirin terowongan bawah tanah itu untuk memperingati empat tahun sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022. Yang menarik adalah bahwa dari kompleks itu dia mengoordinasikan seluruh respons awal negara.



Dalam video tersebut, Zelensky duduk di sebuah ruangan kecil dengan dinding putih, menjelaskan bagaimana dari sana dia memulai percakapan pertamanya dengan pemimpin dunia. Dia secara khusus mengingat panggilan dengan Biden, yang mengatakan bahwa dia harus segera meninggalkan Ukraina. Dan jawaban Zelensky pun klasik: "kami membutuhkan amunisi, bukan yang dibawa pergi." Momen itu benar-benar menangkap semangat dari apa yang terjadi di hari-hari awal tersebut.

Bunkernya sendiri sangat menarik. Ini adalah tempat perlindungan anti pesawat era Soviet di bawah jalan Bankova, tempat di mana dulu kantor pusat Partai Komunis selama era URSS beroperasi. Sekarang telah diubah menjadi labirin lorong sempit dengan langit-langit rendah, bercabang menjadi ruang-ruang kecil untuk berbagai cabang pemerintahan: kepresidenan, kabinet menteri, parlemen. Setiap ruangan memiliki selusin kursi, layar televisi, dan bendera Ukraina.

Yang paling menarik perhatian saya adalah bagaimana mereka menggambarkan detail visualnya. Ada kabel hitam yang melintang di dinding, pipa gas besar, kotak listrik di langit-langit. Signage berwarna biru dan kuning (warna bendera Ukraina) membimbing melalui labirin. Dinding-dindingnya dipenuhi poster yang menghormati upaya perang dan para tentara. Zelensky, dengan tinggi sekitar 170 cm, harus membungkuk saat melewati beberapa terowongan yang lebih rendah, dikelilingi kabel yang terbuka.

Sebelum administrasi presiden, ada peta besar berwarna kuning dan biru Ukraina dengan seekor merpati putih dan kalimat "Dios salve a Ucrania". Zelensky menjelaskan bahwa di sana timnya berkoordinasi setiap hari dengan militer, melakukan panggilan, mencari solusi agar Ukraina dapat bertahan. Senjata, obat-obatan, dan makanan disalurkan ke kota-kota yang terkepung.

Pidato selama 19 menit tersebut jelas dirancang untuk menyatukan rakyat Ukraina, mengingatkan mereka akan semangat perlawanan di hari-hari awal invasi. Ini adalah pesan tentang bagaimana dari sebuah bunker bawah tanah, pertahanan sebuah negara secara keseluruhan diorganisasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan