Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kapasitas Pusat Data India Diperkirakan Akan Tumbuh 30% Pada 2026, Investasi Mungkin Melewati $180 Miliar Dolar: CBRE
(MENAFN- KNN India) ** New Delhi, 1 Apr (KNN)** Penyedia layanan real estat CBRE South Asia memproyeksikan ekspansi kuat di sektor pusat data (DC) India, dengan total kapasitas di kota-kota utama yang diperkirakan tumbuh sekitar 30 persen tahun ke tahun pada 2026, didukung oleh tambahan pasokan baru yang diperkirakan sebesar 500 MW.
Menurut laporan India Alternate Sectors Outlook 2026 dari perusahaan tersebut, total kapasitas pusat data di negara itu telah melampaui 1.700 MW pada 2025, didorong oleh pasokan baru yang mencatat rekor sebesar 440 MW, yang menandai kenaikan 160 persen dibandingkan 2024.
** Momentum Investasi Makin Mempercepat**
Sektor ini menyaksikan masuknya modal yang signifikan, dengan komitmen investasi kumulatif mencapai USD 126 miliar pada akhir 2025. Ini diproyeksikan meningkat tajam sekitar 45 persen tahun ke tahun untuk melampaui USD 180 miliar pada 2026, yang mencerminkan keyakinan kuat dari para investor.
Pusat data kini telah muncul sebagai kelas aset arus utama, menempati peringkat sebagai sektor investasi yang paling disukai keempat di kawasan Asia-Pasifik, dengan lebih dari setengah investor mengharapkan kenaikan harga pada 2026.
Anshuman Magazine, Ketua dan CEO (India, Asia Tenggara, Timur Tengah & Afrika), CBRE, mengatakan sektor tersebut telah melampaui potensi tahap awal menuju eksekusi skala besar, dengan modal asing memainkan peran kunci dalam mendorong pertumbuhan.
** Ekspansi Geografis di Luar Kota-Kota Metropolitan**
Meskipun negara bagian terkemuka seperti Telangana, Maharashtra, Andhra Pradesh, Tamil Nadu, dan Uttar Pradesh terus menarik sebagian besar investasi, laporan tersebut menyoroti meningkatnya minat di kota-kota tier-II.
Kota-kota seperti Ahmedabad, Visakhapatnam, Patna, dan Bhopal muncul sebagai pusat-pusat baru, didorong oleh peluncuran 5G, kebutuhan infrastruktur latensi rendah, dan persyaratan lokalisasi data.
Saat ini, Mumbai mendominasi lanskap, menyumbang lebih dari 50 persen persediaan pusat data yang beroperasi, sementara pusat-pusat utama termasuk Delhi NCR, Chennai, dan Bengaluru secara bersama-sama memberikan kontribusi hampir 90 persen dari kapasitas tier-I.
** Tantangan Keberlanjutan dan Permintaan Daya**
Laporan tersebut mencatat bahwa ekspansi cepat AI dan infrastruktur cloud memberikan tekanan yang semakin besar pada jaringan listrik, sehingga integrasi energi terbarukan menjadi komponen penting dalam strategi pusat data.
India menambahkan rekor 44,5 GW kapasitas energi terbarukan pada 2025, sehingga memperkuat transisi sektor ini menuju operasi yang berkelanjutan.
** Dorongan Kebijakan Mendorong Pertumbuhan**
Inisiatif pemerintah semakin mempercepat pertumbuhan sektor ini. Langkah kebijakan terbaru mencakup libur pajak jangka panjang hingga 2047 bagi penyedia cloud asing yang menggunakan infrastruktur berbasis di India, margin safe harbour 15 persen untuk pusat data domestik guna meringankan masalah transfer pricing, serta dukungan modal sebesar 25–35 persen untuk investasi teknologi hijau.
Langkah-langkah ini diperkirakan akan meningkatkan transparansi, memperbaiki akses kredit, dan menarik modal institusional ke dalam sektor tersebut.
Dengan dukungan kebijakan yang kuat, konsumsi digital yang meningkat, dan minat investor global yang bertambah, India diproyeksikan menjadi salah satu pasar pusat data dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia-Pasifik, demikian catatan laporan tersebut.
** (KNN Bureau)**
MENAFN01042026000155011030ID1110931533