Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Iran melancarkan gelombang serangan ke-88
Berita ME, pada 31 Maret (UTC+8), Korps Garda Revolusi Islam Iran hari ini (31 Maret) mengeluarkan pengumuman yang menyatakan bahwa saat fajar, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam melancarkan operasi gelombang ke-88 “Komitmen Sejati 4”. Operasi tersebut menargetkan beberapa sasaran milik AS dan Israel di Teluk Persia serta wilayah sekitarnya dengan serangan telak. Pengumuman tersebut menyebutkan bahwa Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam menggunakan rudal balistik di perairan tengah Teluk Persia untuk menghantam sebuah kapal kargo milik Israel. Dalam rangkaian serangan terkoordinasi berikutnya, sebuah tempat perlindungan pasukan marin AS di sepanjang pesisir di Uni Emirat Arab, sistem anti-drone yang dikerahkan di sekitar Bandara Internasional Minaa, Manama, yang berada di bawah Komando Armada Kelima AS, serta dua radar peringatan dini canggih yang berlokasi di pangkalan militer AS di Kuwait semuanya terkena serangan drone yang tepat dan bersifat mematikan. Pengumuman itu menegaskan bahwa saat ini Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali ketat pihak Iran, dan setiap provokasi bermusuhan akan menghadapi balasan berupa rudal dan drone. (Sumber: ODAILY)