Trump Klaim Iran Ajukan Gencatan Senjata, Dibantah Iran sebagai Pernyataan Palsu



Donald Trump mengklaim melalui unggahan di Truth Social (01/04) bahwa pemimpin baru Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata kepada Amerika Serikat. Trump menyatakan hanya akan mempertimbangkan tawaran tersebut jika Selat Hormuz dibuka sepenuhnya bagi navigasi internasional. Jika syarat itu diabaikan, Trump mengancam akan terus membombardir infrastruktur Iran hingga hancur total.
Pihak Iran melalui Kementerian Luar Negeri langsung membantah keras klaim tersebut dan menyebutnya sebagai pernyataan palsu yang tidak berdasar. Iran menegaskan tidak ada permintaan gencatan senjata maupun negosiasi langsung dengan Washington. Iran menyatakan tetap pada pendiriannya untuk tidak tunduk pada tekanan atau ancaman militer yang ditetapkan oleh Amerika Serikat dalam mempertahankan kedaulatan mereka.
Meski terjadi aksi saling bantah, laporan Axios menyebutkan adanya diskusi mengenai potensi kesepakatan melalui perantara internasional. Inisiatif damai yang melibatkan Cina dan Pakistan ini mencakup gencatan senjata sebagai imbalan pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, sejumlah pejabat AS tetap berhati-hati karena belum ada kepastian kesepakatan konkret yang dapat tercapai dalam waktu dekat.

#news
#Donaldtrump
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan