Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya memperhatikan sebuah kisah menarik tentang salah satu arsitek utama kecerdasan buatan modern. Andrej Karpathy — orang Slovakia dengan paspor Kanada, yang telah menempuh perjalanan dari peneliti akademik hingga menjadi tokoh kunci dalam industri kecerdasan buatan. Karirnya terlihat seperti buku panduan tentang bagaimana mempengaruhi perkembangan teknologi.
Semua dimulai di Bratislava pada tahun 1986. Pada usia 15 tahun, keluarganya pindah ke Kanada, di mana ia menempuh pendidikan di bidang ilmu komputer, fisika, dan matematika. Ia belajar dengan serius — pada tahun 2015, ia mempertahankan disertasi tentang jaringan saraf dan penglihatan komputer. Kemudian mengajar di Stanford tentang jaringan saraf konvolusional, yang menjadi sangat populer di kalangan mahasiswa.
Menariknya, secara paralel Karpathy menjalani magang di Google, dan pada tahun 2015 menjadi salah satu pendiri OpenAI. Tapi di sana ia tidak lama bekerja. Ia beralih ke Tesla, di mana selama enam tahun memimpin pengembangan autopilot. Pada tahun 2022, ia keluar dari perusahaan Elon Musk, lalu kembali ke OpenAI meskipun untuk waktu yang singkat. Saat ini, ia mengelola saluran YouTube tentang pembuatan jaringan saraf dan mendirikan startup Eureka Labs untuk penerapan AI dalam pendidikan.
Mengenai paten, Karpathy memiliki enam hak paten. Lima di antaranya milik Tesla — ini adalah pengembangan untuk memprediksi karakteristik tiga dimensi untuk mengemudi otomatis, pembuatan data untuk pembelajaran mesin, penandaan video menggunakan jaringan saraf dalam. Satu paten pertama terdaftar atas nama Google. Artinya, mantan pemberi kerjanya akan terus mendapatkan dividen dari pengembangannya, sementara Karpathy sendiri belum mengurus hak patennya.
Artikel-nya, Software 2.0, menjadi cukup terkenal di kalangan profesional. Di sana ia membahas bahwa jaringan saraf akan memungkinkan pembuatan perangkat lunak yang tidak dapat dipahami manusia. Ia bahkan memperkenalkan istilah baru — vibecoding untuk menggambarkan pengembangan dengan bantuan asisten AI. Karpathy sendiri mengakui bahwa ia merasa tertinggal sebagai programmer, membandingkan alat AI dengan “teknologi luar angkasa yang kuat tanpa petunjuk penggunaan”.
Menurut prediksinya, perkembangan jaringan saraf berjalan jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan. Jika sebelumnya diperkirakan Artificial General Intelligence akan muncul pada tahun 2043, setelah peluncuran GPT-4, perkiraan tersebut bergeser ke tahun 2028. Karpathy mendorong sekolah-sekolah untuk menyesuaikan proses pendidikan dengan realitas AI, karena sulit sekali mendeteksi penggunaannya dalam tugas rumah.
Tampaknya, umat manusia benar-benar berada di ambang revolusi teknologi baru. Dan orang-orang seperti Andrej Karpathy memainkan peran yang jauh dari kecil dalam proses ini. Paten-paten, penelitian, dan video-nya sudah membentuk bagaimana kita akan berinteraksi dengan AI dalam beberapa tahun ke depan.