Berita dari CoinWorld pada 1 April menyebutkan bahwa menurut Edaily, anggota Partai Demokrat Bersatu Korea Kim Nam-geun mengusulkan amandemen "Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual" untuk mendirikan lembaga independen bernama "Dewan Pengawas Pasar Aset Virtual" guna memperkuat pengawasan pasar aset digital. Usulan tersebut menunjukkan bahwa hukum yang berlaku saat ini hanya mewajibkan operator aset virtual untuk memantau transaksi mencurigakan secara mandiri, sehingga pengelolaan pasar tidak optimal. Seiring pertumbuhan pasar aset virtual, kebutuhan akan pembentukan lembaga pengawas independen semakin mendesak. Dewan ini akan bertanggung jawab atas pemantauan dan penyelidikan transaksi mencurigakan, pengawasan anggota, penyusunan aturan pengawasan pasar, serta keputusan sanksi terhadap anggota dan staf, dan memiliki wewenang untuk meminta dokumen, memanggil pihak terkait, dan melakukan penyelidikan lainnya. Bursa aset virtual diwajibkan bergabung secara paksa dengan Dewan Pengawas ini. Otoritas keuangan menyatakan kekhawatiran bahwa lembaga ini mungkin tumpang tindih dengan fungsi Departemen Pengawasan dan Penyelidikan Aset Virtual di Dewan Pengawas Keuangan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan