Belakangan ini saya memperhatikan sebuah fenomena yang cukup menarik. Tether pada tahun lalu mencapai rekor laba bersih sebesar 10 miliar dolar AS, angka ini jauh melampaui ekspektasi pasar dan secara drastis mengubah pemahaman orang tentang model bisnis stablecoin. Perlu diketahui, ini bukan sekadar permainan kecil-kecilan, melainkan kemampuan menghasilkan uang tingkat keuangan nyata.



Yang paling mengesankan bagi saya adalah redefinisi mereka terhadap aset cadangan. Dalam pandangan tradisional, penerbit stablecoin biasanya memegang uang tunai dan obligasi pemerintah, tetapi CEO Tether Paolo Ardoino jelas bermain dalam permainan yang lebih kompleks. Mereka saat ini memegang sekitar 140 ton emas, bernilai sekitar 23 miliar dolar AS, skala ini sudah bisa disejajarkan dengan beberapa bank sentral. Dengan harga emas yang menembus 5600 dolar per ons, keuntungan unrealized dari cadangan logam mulia ini cukup signifikan. Lebih penting lagi, mereka terus membeli emas dengan kecepatan 1 sampai 2 ton per minggu, dengan target alokasi mencapai 15%.

Strategi cadangan yang beragam ini sebenarnya menjawab salah satu keraguan utama terhadap stablecoin selama ini. Tidak lagi bergantung sepenuhnya pada obligasi pemerintah, melainkan mengalokasikan berbagai aset seperti obligasi AS, Bitcoin, saham teknologi, emas, dan pinjaman jaminan. Keuntungan dari pendekatan ini sangat jelas, di satu sisi mengurangi risiko ketergantungan berlebihan pada satu aset, di sisi lain, hasil dari aset alternatif ini seringkali melebihi instrumen pasar uang tradisional, secara langsung meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Dari segi infrastruktur, jaringan TRON telah menjadi jalur penyelesaian USDT yang paling aktif, mengelola lebih dari 83 miliar dolar AS dalam pasokan USDT, memproses lebih dari 2 juta transaksi setiap hari, dengan volume transaksi harian melampaui 20 miliar dolar AS. Aktivitas transaksi sebesar ini secara terus-menerus menciptakan pendapatan bagi penerbit stablecoin.

Dilihat dari pola pasar, seluruh pasar stablecoin berukuran total 261 miliar dolar AS, dengan USDT mendominasi pangsa pasar secara mutlak. Meskipun ada pemain baru seperti USDU yang baru diluncurkan di UEA, Tether dengan jaringan likuiditas yang sudah mapan dan integrasi mendalam di berbagai bursa serta protokol DeFi, dalam waktu dekat tidak ada pesaing yang mampu menggoyahkan posisinya.

Volatilitas pasar kripto saat ini justru memperkuat permintaan terhadap stablecoin. Dominasi Bitcoin yang mendekati 60%, dan total kapitalisasi pasar kripto mencapai 2,84 triliun dolar AS, volume transaksi sebesar ini tentu membutuhkan likuiditas stablecoin yang besar. Para trader secara alami akan mencari aset lindung nilai berbasis dolar selama masa ketidakpastian.

Yang lebih menarik lagi, analis dari Standard Chartered memprediksi bahwa pada tahun 2028, stablecoin mungkin akan mengalihkan 500 miliar dolar dari simpanan bank tradisional. Angka ini mencerminkan bahwa penerbit stablecoin dapat menawarkan hasil yang lebih tinggi dan utilitas yang lebih baik dibandingkan rekening tabungan konvensional. Ditambah lagi, kerangka regulasi komprehensif yang diumumkan pada 2025 akan menciptakan lebih banyak prediktabilitas dalam lingkungan operasional, dan tahun 2026 diperkirakan akan menjadi titik balik nyata adopsi institusional, dari proyek percontohan yang dipercepat menuju implementasi skala produksi.

Investasi Tether juga merambah ke perusahaan kecerdasan buatan, infrastruktur blockchain, dan startup fintech, yang semakin mendiversifikasi sumber pendapatan mereka. Ardoino juga optimis tentang prospek laba tahun ini, yang diperkirakan mendekati rekor 13,7 miliar dolar AS yang dicapai pada 2024, tergantung pada adopsi berkelanjutan USDT, peningkatan hasil cadangan, serta potensi apresiasi aset alternatif seperti emas dan Bitcoin.

Melihat ke belakang, strategi cadangan beragam Tether berhasil menantang pandangan tradisional tentang dukungan stablecoin. Mereka tidak terikat pada eksposur sempit terhadap obligasi pemerintah, melainkan membuktikan bahwa alokasi aset strategis dapat meningkatkan stabilitas sekaligus profitabilitas, sambil tetap menjaga kaitan 1:1 dengan dolar AS yang mendukung USDT. Skala dan diversifikasi cadangan ini merupakan hambatan kompetitif yang sulit ditiru oleh pesaing kecil. Dengan adopsi institusional terhadap stablecoin yang semakin cepat, pangsa pasar Tether dalam pembayaran global dan pengelolaan keuangan akan terus meningkat.
BTC0,38%
TRX0,96%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan