Melihat peringkat rekomendasi EAA, benar-benar terbagi antara fokus pada kandungan dan rasa. Saat baru mulai latihan kekuatan, saya berpikir "yang penting bisa mendapatkan asam amino esensial secara efisien," tapi setelah mencobanya langsung, keseimbangan antara kandungan dan kemudahan diminum sangat sulit.



Impact EAA dari MyProtein mengandung 79,6% asam amino esensial, jika dilihat dari kandungannya, tidak ada keluhan. Tapi setelah diminum, ada rasa pahit di belakangnya, jadi jika diminum setiap hari, rasanya agak kurang cocok. Sebaliknya, yang rasa kiwi bisa diminum seperti jus, tapi kandungan asam amino esensialnya turun menjadi 65,7%. Perbedaan ini cukup besar, lho.

Kalau fokus pada nilai ekonomis, bisa pilih Differen F&W EAA. Harganya cuma sekitar 55 yen per porsi, dan kandungannya juga 83%. Tapi, penilaian rasa tetap terbagi. Akhirnya, saya sadar bahwa produk yang masuk peringkat atas dalam peringkat rekomendasi EAA pasti ada kompromi tertentu. Entah itu dari segi kandungan atau rasa, harus diprioritaskan mana saat memilih.

Kalau mau pakai peringkat rekomendasi EAA sebagai referensi, menurut saya, yang terbaik adalah menentukan prioritas sendiri terlebih dahulu sebelum memilih. Kalau serius membangun tubuh, fokus pada kandungan sudah cukup, tapi kalau ingin mudah dilanjutkan, bisa juga memilih berdasarkan rasa. Karena diminum setiap hari, pilihan yang tidak membuat menyesal sangat penting.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan