Belakangan ini saya memperhatikan pasangan mata uang USD/JPY dan menemukan beberapa sinyal menarik. Otoritas Jepang terus mengeluarkan pernyataan keras tentang kemungkinan intervensi, tetapi dari segi teknikal dan fundamental, ruang penurunan USD/JPY sebenarnya tidak besar. Pasar saat ini umumnya memandang target median di 159.00, setelah menembus resistance di 158.50, posisi ini menjadi fokus perhatian semua orang.



Dari grafik, tren USD/JPY masih sangat kuat. Rata-rata pergerakan 50 hari di 156.80, rata-rata 200 hari di 153.20, pasangan mata uang ini sepenuhnya berada di atas garis-garis tersebut, indeks RSI mendekati 68 yang mendekati kondisi overbought tetapi belum menunjukkan divergensi yang jelas. Dari sisi teknikal, dominasi mendukung kelanjutan kenaikan, kecuali jika menembus 155.50 yang akan menjadi sinyal pembalikan tren yang nyata.

Sejujurnya, peringatan intervensi dari Kementerian Keuangan Jepang cukup sering didengar, tetapi efeknya terbatas. Intervensi terakhir yang benar-benar dilakukan adalah pada September hingga Oktober 2022, dengan menghabiskan sekitar 62 miliar dolar AS untuk menstabilkan situasi. Masalah saat ini adalah Federal Reserve masih mempertahankan suku bunga di atas 5%, sementara Bank of Japan sudah mengakhiri kebijakan suku bunga negatif tetapi tetap mempertahankan kebijakan yang longgar, sehingga selisih suku bunga ini lebih dari 500 basis poin, menjadi alasan utama penguatan USD/JPY. Sekadar peringatan lisan saja tidak cukup untuk menahan perbedaan fundamental sebesar ini.

Alasan utama USD/JPY begitu kuat adalah inflasi di AS yang masih tinggi, sementara inflasi Jepang justru mulai menurun. Hal ini menyebabkan aliran modal terus mengalir ke AS mencari imbal hasil yang lebih tinggi, dan investor Jepang juga berinvestasi di luar negeri. Perbedaan aliran modal ini menjadi pendorong utama kenaikan berkelanjutan USD/JPY.

Posisi trader juga sangat ekstrem, posisi net long USD di pasar futures mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun. Pasar opsi menunjukkan premi opsi call USD sebesar 1.5%, dan implied volatility tetap di level tinggi sekitar 9.5%, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap intervensi dan keyakinan terhadap kenaikan USD.

Posisi kunci yang perlu diingat: 157.50 adalah support terkini, 156.80 adalah support yang lebih kuat, dan penembusan di atas 160.00 bisa memicu kenaikan yang lebih cepat. Jika USD/JPY benar-benar menembus 160.00, itu akan menjadi titik kritis di mana Jepang mungkin akan mengambil tindakan nyata. Namun dari fundamental saat ini, kecuali Federal Reserve mengubah kebijakan secara mendadak atau Bank of Japan secara tak terduga melakukan pengetatan agresif, jalur resistensi minimal USD/JPY tetap ke atas. Dalam jangka pendek, ruang penurunan di bawah 157.50 memang terbatas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan