Bitcoin mengalami penurunan hampir 24% di kuartal pertama tahun 2026, mencatat awal terburuk sejak 2018



Menurut data Yahoo Finance, Bitcoin ditutup di $66,619 pada akhir kuartal pertama, turun dari harga pembukaan 1 Januari sebesar $87,508, dengan penurunan sebesar 23,8%, juga mencatat penurunan terbesar sejak kuartal pertama 2018.

Yang lebih mengkhawatirkan, penurunan ini merupakan kelanjutan dari kelemahan yang terjadi pada kuartal keempat 2025. Saat itu, harga Bitcoin dari $114,057 merosot ke $87,508, dengan penurunan sebesar 23%.

Setelah mengalami penurunan harga selama dua kuartal berturut-turut, harga BTC dalam 6 bulan terakhir menyusut sekitar 41,6%. Kerugian nilai sebesar ini juga membuat pasar memasuki masa kejenuhan emosional, kepercayaan investor terguncang, dan suasana pasar dipenuhi pesimisme.

Analisis menyebutkan bahwa penurunan kali ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang terus meningkat, secara signifikan menekan sentimen investor terhadap aset berisiko termasuk mata uang kripto dan saham tradisional.

Kedua, aliran dana keluar dari ETF Bitcoin spot AS yang berkelanjutan sejak Oktober tahun lalu, ditambah inflasi makroekonomi yang tinggi dan sikap berhati-hati Federal Reserve terhadap suku bunga, bersama-sama menciptakan suasana perlindungan risiko secara umum di pasar.

Menurut data SoSoValue, ETF Bitcoin spot mengalami aliran keluar bersih sebesar $496,5 juta di kuartal pertama, meskipun pada Maret tercatat masuk dana sebesar $132 juta, namun tetap belum mampu menutupi keluar masuk dana sebesar $1,8 miliar selama dua bulan sebelumnya.

Meskipun performa jangka pendeknya suram, pengamat pasar tidak memandang pesimis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Beberapa analis menegaskan bahwa penurunan saat ini lebih cenderung sebagai penyesuaian siklus, bukan perubahan tren jangka panjang secara fundamental.

Untuk tren kuartal kedua 2026, para analis umumnya berpendapat bahwa agar tren berbalik, pasar perlu melihat perubahan positif pada beberapa variabel kunci;

Misalnya, situasi Timur Tengah yang lebih jelas, dana ETF yang kembali mengalir masuk, kebijakan regulasi AS yang lebih ramah terhadap kripto, dan kebijakan moneter Federal Reserve yang beralih ke pelonggaran, semuanya bersama-sama mendorong perubahan tersebut.

Menurut data terbaru Coingecko, harga Bitcoin berada di $68.608, naik 1,9% dalam 24 jam terakhir. Rebound kecil ini memberikan sedikit kelegaan di pasar yang masih lesu, tetapi pemulihan yang nyata masih menunggu terwujudnya variabel-variabel utama tersebut satu per satu.

#比特币
BTC3,15%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan