Apakah Sudah Terlambat untuk Membeli Saham Nvidia?

Nvidia (NVDA +5,56%) telah menjadi salah satu saham berkinerja terbaik di pasar selama lima tahun terakhir, naik 1.220% dalam periode tersebut. Hal itu membantunya tumbuh menjadi perusahaan terbesar di dunia, dengan kapitalisasi pasar (market cap) lebih dari $4,1 triliun.

Kenaikan Nvidia ke puncak gunung pantas untuk diraih. Perusahaan ini baru saja menyaksikan pertumbuhan yang meledak-ledak dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatannya telah meningkat dari $16,7 miliar pada tahun fiskal 2021 (berakhir Januari 2022) menjadi $215,9 miliar pada tahun fiskal lalu. Itu hampir merupakan peningkatan pendapatan sebanyak 13 kali lipat dalam waktu hanya lima tahun. Namun, yang membuat sahamnya layak dibeli hari ini adalah bagaimana perusahaan mampu berevolusi dari waktu ke waktu.

Sumber gambar: The Motley Fool.

Riwayat panjang evolusi Nvidia

Pertumbuhan Nvidia selama rentang ini didorong oleh kemajuan kecerdasan buatan (AI). Ketika OpenAI merilis chatbot AI ChatGPT pada akhir 2022, berdasarkan model bahasa besar (LLM) yang telah dikembangkannya, hal itu memicu perlombaan AI, dan Nvidia menjadi dealer utama dengan unit pemrosesan grafisnya (GPU). GPU awalnya diciptakan untuk meningkatkan rendering grafis dalam video game, sehingga namanya demikian, tetapi kemampuan pemrosesan paralelnya membuatnya ideal untuk menangani beban kerja AI.

Sementara itu, Nvidia sudah lebih dulu membangun moat yang luas untuk beban kerja AI bahkan sebelum AI menjadi arus utama. Perusahaan mengembangkan platform perangkat lunak gratis bernama CUDA dua dekade lalu untuk memungkinkan para pengembang memprogram chip-nya dengan mudah untuk berbagai tugas, guna memperluas pasarnya di luar video game. Dalam prosesnya, perusahaan menanamkan CUDA di universitas dan fasilitas riset yang sedang melakukan riset AI tahap awal. Hal ini menyebabkan sebagian besar kode AI yang paling mendasar ditulis pada perangkat lunaknya dan dioptimalkan untuk chip-nya, sekaligus melatih satu generasi penuh pengembang dengan perangkat lunaknya.

Pada saat yang sama, Nvidia melihat ke mana arah tren akan menuju dan terjun langsung ke bisnis jaringan. Pada 2014, perusahaan mengembangkan sistem interkoneksi milik sendiri yang jauh lebih cepat daripada metode tradisional, yang pada dasarnya memungkinkan chip-nya berperan sebagai satu unit kuat. Lalu, pada 2020, perusahaan mengakuisisi perusahaan jaringan asal Israel Mellanox, yang menjadi blok bangunan untuk komponen jaringan InfiniBand, Spectrum-X Ethernet, dan unit pemrosesan data (DPU). Kesepakatan ini membantu mengubah Nvidia dari sekadar pembuat chip menjadi perusahaan platform pusat data. Pada kuartal lalu, jaringan merupakan segmen dengan pertumbuhan tercepat Nvidia, dengan pendapatan melonjak 263% menjadi $11 miliar.

Perluas

NASDAQ: NVDA

Nvidia

Perubahan Hari Ini

(5,56%) $9,19

Harga Saat Ini

$174,36

Poin Data Utama

Kapitalisasi Pasar

$4,2T

Rentang Hari Ini

$166,96 - $174,61

Rentang 52 Minggu

$86,62 - $212,19

Volume

7,2M

Rata-rata Volume

181M

Margin Kotor

71,07%

Imbal Hasil Dividen

0,02%

Namun, Nvidia belum berhenti sampai di situ, dan terus berevolusi. Itulah ciri perusahaan teknologi hebat. Melihat meningkatnya persaingan di pasar inferensi dari ASIC khusus (integrated circuit khusus aplikasi), Nvidia pun keluar dan melisensikan teknologi tersebut dari Groq untuk unit pemrosesan bahasanya (LPUs) serta mempekerjakan para insinyur perusahaan tersebut. Chip-chip ini dirancang khusus untuk inferensi, dan perusahaan telah mampu menghadirkannya ke ekosistem CUDA miliknya.

Melihat potensi pertumbuhan pada unit pemrosesan pusat (CPU) pusat data seiring bangkitnya agen, perusahaan juga telah mengembangkan CPU Vera berperforma tinggi miliknya. Kini, perusahaan membawa semua komponen ini untuk menawarkan berbagai macam rak server yang bisa digunakan secara individual untuk menangani tugas-tugas berbeda dalam pusat data AI, atau bersama-sama untuk solusi siap pakai yang lengkap. Kelima rak tersebut mencakup rak yang dibangun untuk komputasi, inferensi, AI berbasis agen (agentic AI), penyimpanan, dan jaringan.

Jadi, apakah saham Nvidia masih merupakan pembelian?

Teknologi terus berkembang, dan perusahaan-perusahaan hebat perlu melihat ke mana arahnya dan bergerak ke sana. Sedikit perusahaan yang sebaik Nvidia dalam dua dekade terakhir. Perusahaan ini tidak sekadar bangun suatu hari dan tersandung pada peluang besar dengan AI. Benih-benihnya sudah ditanam bertahun-tahun, berkali-kali bertahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, perusahaan terus berevolusi melalui inovasi dan akuisisi. Nvidia tahu bahwa ia tidak bisa berdiam diri, dan pengenalan NemoClaw sebagai platform untuk AI berbasis agen menunjukkan bahwa perusahaan terus berorientasi ke depan. Kemampuan Nvidia untuk berorientasi ke depan dan berevolusi juga merupakan alasan terbesar mengapa saham tersebut masih layak dibeli hari ini, meskipun ia sudah mencapai puncak gunung. Perusahaan hanya akan berupaya mendaki gunung yang lebih besar—gunung yang ingin Anda miliki dalam jangka panjang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan