Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya menyadari bahwa banyak pemula bingung antara spot dan derivatif, padahal ini adalah dua cara perdagangan yang sama sekali berbeda. Mari kita bahas inti perbedaannya.
Ketika saya berdagang di pasar spot, saya hanya membeli atau menjual aset dengan harga pasar saat ini. Di sini semuanya sederhana: uang dikirim, aset masuk ke akun saya. Ini adalah pertukaran langsung, tanpa komplikasi. Saya memiliki apa yang saya beli.
Dengan derivatif, semuanya berbeda. Saya tidak membeli aset itu sendiri, melainkan membuat kontrak yang berkaitan dengan pergerakan harga aset tersebut. Ini bisa berupa futures, opsi, atau forward. Intinya adalah saya tidak perlu memiliki aset dasar untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasinya. Sebagian besar kontrak ini dihitung hanya berdasarkan uang tunai.
Salah satu perbedaan utama antara spot dan derivatif adalah penggunaan leverage. Pada perdagangan spot, saya bekerja dengan leverage 1x, yaitu berinvestasi sebanyak yang saya mampu. Sedangkan derivatif memungkinkan penggunaan leverage yang lebih tinggi, di mana saya hanya menyetor sebagian dari jumlah tersebut sebagai margin. Ini meningkatkan potensi keuntungan sekaligus risiko.
Tujuan penggunaan juga berbeda. Spot dan derivatif melayani tujuan yang berbeda: perdagangan spot cocok untuk investasi dan hedging, sementara derivatif sering digunakan untuk spekulasi dan pengelolaan risiko. Pada pasar spot, saya melihat aset, memilikinya, dan bisa menahannya dalam jangka panjang. Pada derivatif, saya bekerja dengan pergerakan harga jangka pendek.
Pengiriman aset juga merupakan perbedaan lain. Pada perdagangan spot, terjadi transfer aset secara fisik. Pada derivatif, kontrak sering ditutup sebelum jatuh tempo, dan pengiriman fisik tidak diperlukan.
Pilihan antara spot dan derivatif tergantung pada tujuanmu, bagaimana kamu menanggung risiko, dan kondisi pasar. Setiap orang memilih jalannya sendiri berdasarkan pengalaman dan strategi.