Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saat meneliti sejarah pasar saham Jepang, saya teringat kembali sosok legendaris Takashi Kotegawa. Kisahnya benar-benar bisa dijadikan buku panduan untuk para investor ritel yang ingin melakukan perlawanan.
Kotegawa yang lahir tahun 1978 bukan berasal dari keluarga keuangan, dan baru mulai mengenal trading setelah lulus dari universitas. Dia belajar sendiri sepenuhnya, dengan membaca grafik candlestick dan mempelajari fundamental perusahaan, dan berhasil menciptakan reputasi di pasar saham Jepang. Momen yang membuatnya terkenal adalah saat skandal Livedoor tahun 2005 memicu gejolak besar di pasar. Saat itu, kebanyakan orang panik dan menjual saham mereka, tetapi Kotegawa malah mencium peluang, dan dalam beberapa tahun saja dia meraup keuntungan lebih dari 20 miliar yen, sekitar 20 juta dolar AS.
Salah satu transaksi paling terkenal dari Kotegawa terjadi pada insiden kesalahan J-Com di tahun yang sama. Trader di Mizuho Securities secara tidak sengaja menaruh 610.000 saham dijual dengan harga 1 yen, padahal seharusnya 1 saham dihargai 610.000 yen. Takashi Kotegawa langsung menyadari hal itu, dan dengan cepat membeli dalam jumlah besar saham yang sangat undervalued tersebut. Setelah kesalahan terungkap dan harga diperbaiki, dia sudah mendapatkan keuntungan besar. Transaksi ini benar-benar menegaskan statusnya sebagai legenda di dunia trading.
Yang menarik, orang sekaya dia tetap menjalani gaya hidup yang sangat sederhana. Dikatakan dia naik bus umum, makan di restoran murah, jarang diwawancarai, bahkan tidak pernah tampil di depan umum. Rasa misterius ini justru membuat lebih banyak orang penasaran dengan kisahnya.
Contoh Kotegawa mengajarkan kita bahwa di pasar keuangan yang didominasi oleh institusi besar dan hedge fund, trader ritel asalkan disiplin, peka terhadap pasar, dan sedikit beruntung, juga bisa menciptakan keajaiban. Takashi Kotegawa adalah bukti bahwa melawan arus bisa dilakukan.