IndiGo menunjuk mantan kepala British Airways William Walsh sebagai CEO

IndiGo menamai mantan kepala British Airways, William Walsh, sebagai CEO

21 menit lalu

BagikanSimpan

Tambahkan sebagai favorit di Google

Abhishek Dey

Bloomberg via Getty Images

William Walsh adalah direktur jenderal saat ini Asosiasi Transportasi Udara Internasional

Maskapai penerbangan terbesar di India, IndiGo, menunjuk William Walsh—veteran di industri penerbangan—sebagai direktur utama barunya, beberapa minggu setelah pengunduran diri mantan CEO-nya.

Walsh akan bergabung dengan IndiGo pada bulan Agustus setelah berakhirnya masa jabatan beliau sebagai direktur jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional.

Pieter Elbers mengundurkan diri sebagai CEO IndiGo pada 10 Maret dengan segera, dengan alasan pribadi.

Namun, hal itu secara luas dipandang terkait dengan krisis baru-baru ini yang memaksa maskapai tersebut membatalkan ribuan penerbangan—gangguan terbesar dalam sejarah 20 tahunnya.

Pada bulan Desember, maskapai itu membatalkan sekitar 4.500 penerbangan, sehingga ribuan penumpang terdampar di bandara-bandara di seluruh India.

IndiGo menguasai sekitar dua pertiga pangsa pasar penerbangan domestik negara itu, sehingga ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh gangguan tersebut sangat besar. Ribuan orang melewatkan peristiwa penting dalam hidup, termasuk pemakaman dan pernikahan mereka sendiri, serta dibuat sibuk untuk menyusun pengaturan alternatif.

  • Bagaimana maskapai terbesar India kehilangan kendali dan membuat perjalanan udara menjadi kacau

Gangguan tersebut terjadi setelah penerapan peraturan tugas dan waktu istirahat pilot yang baru di India yang dirancang untuk mengurangi kelelahan di antara kru penerbangan. Maskapai tersebut kemudian mengakui bahwa pihaknya keliru memperkirakan berapa banyak pilot yang dibutuhkan setelah aturan diberlakukan.

Regulator penerbangan India kemudian menjatuhkan denda kepada IndiGo sekitar $2,45 juta (£1,82 juta) dan mengkritik beberapa eksekutif senior, termasuk Elbers, terkait penanganan gangguan tersebut.

Pendiri perusahaan, Rahul Bhatia, mengambil alih untuk sementara setelah pengunduran diri Elbers dan akan terus bertahan hingga Walsh mulai menjabat.

Walsh memiliki karier yang panjang dan bersejarah di industri penerbangan global. Ia menjadi direktur utama British Airways pada 2005 dan mengakhiri karier selama 15 tahun bersama perusahaan induknya, International Airlines Group, pada tahun 2020.

Ia bergabung dengan maskapai asal Irlandia, Aer Lingus, pada akhir 1970-an sebagai pilot kadet. Ia secara bertahap naik melalui jenjang karier hingga bekerja di operasi penerbangan dan ditunjuk sebagai direktur utamanya pada tahun 2001.

“Lanskap penerbangan berkembang sangat cepat, dan IndiGo berada pada posisi yang sangat baik untuk berada di garis depan perubahan ini,” kata Walsh dalam sebuah pernyataan.

Ketua IndiGo, Vikram Singh Mehta, mengatakan pengalaman Walsh dalam memimpin operasi maskapai besar dan menangani kondisi pasar yang kompleks membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk memimpin fase pertumbuhan berikutnya dari maskapai tersebut.

Maskapai ini mengoperasikan armada lebih dari 400 pesawat dan menjalankan ribuan penerbangan domestik setiap hari, serta beberapa rute internasional. Maskapai ini juga terus mendorong ekspansi di ruang perjalanan internasional premium.

_Follow BBC News India di Instagram, _YouTube,X dan Facebook.

Asia

British Airways

India

Perjalanan udara

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan