Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Peraturan baru NASDAQ berlaku mulai Mei: saham baru besar paling cepat 15 hari masuk ke indeks NASDAQ 100 menyambut gelombang IPO
Nasdaq baru-baru ini mengumumkan reformasi sistematis terhadap aturan akses untuk indeks andalannya, Nasdaq 100. Langkah utamanya adalah meluncurkan mekanisme “quick entry”, yang secara signifikan mempersingkat periode waktu ketika perusahaan besar yang baru melantai masuk ke dalam indeks. Aturan baru akan mulai berlaku pada 1 Mei, tetapi dampak sebenarnya dari penyesuaian konstituen diperkirakan mulai terlihat pada Juni. Berdasarkan mekanisme baru ini, perusahaan yang memenuhi syarat dapat masuk ke dalam indeks paling cepat pada hari perdagangan ke-15 setelah penawaran sahamnya, sedangkan sebelumnya proses tersebut biasanya harus menunggu setahun atau bahkan lebih lama.
Sebelum reformasi, indeks Nasdaq 100 hanya melakukan peninjauan konstituen satu kali per tahun. Perusahaan yang baru melantai harus membuktikan bahwa mereka memiliki stabilitas untuk menampung transaksi bernilai besar dari investor institusi, serta harus memenuhi persyaratan keras setidaknya 10% saham beredar. Setelah penerapan aturan baru, proses penilaian akan diubah menjadi peringkat dinamis berdasarkan kapitalisasi pasar: pada hari perdagangan ke-7 setelah saham baru melantai, Nasdaq akan melakukan penyaringan awal berdasarkan total kapitalisasi pasar. Jika perusahaan masuk ke dalam 40 besar konstituen indeks dan memenuhi standar lainnya, maka perusahaan tersebut dapat dimasukkan setelah hari perdagangan ke-15. Penyesuaian ini dinilai sebagai langkah proaktif bursa untuk menghadapi potensi gelombang IPO, terutama untuk membuka jalur cepat bagi perusahaan unicorn yang berencana melantai seperti SpaceX.
Selain mempersingkat periode masuk, aturan baru ini juga mencakup berbagai reformasi pendukung. Metode perhitungan kapitalisasi pasar akan menggabungkan saham yang sudah dan belum melantai, untuk merefleksikan skala riil perusahaan secara lebih menyeluruh; persyaratan persentase saham beredar dihapus sepenuhnya, tetapi perusahaan dengan proporsi saham beredar yang rendah akan memperoleh bobot yang lebih kecil dalam indeks; konstituen dengan bobot di bawah 10 basis poin yang tidak memenuhi standar secara berurutan selama dua bulan akan secara otomatis diganti dengan perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar berikutnya yang memenuhi syarat. Jumlah total saham beredar perusahaan akan diubah menjadi pengungkapan rutin per kuartal, menggantikan pola pembaruan yang tidak berjadwal sebelumnya.
Latar belakang reformasi ini adalah penurunan berkelanjutan daya tarik pasar publik di Amerika Serikat. Berdasarkan data dari white paper Nasdaq, sejak tahun 2000, jumlah perusahaan yang tercatat di bursa AS telah berkurang lebih dari sepertiga. Biaya kepatuhan yang tinggi dan persyaratan pengungkapan informasi yang berat menyebabkan perusahaan bernilai tinggi seperti Stripe dan Databricks menunda rencana IPO mereka dalam jangka panjang. Cameron Lilja, kepala solusi indeks global di Nasdaq, mengatakan bahwa dalam kondisi pasar saat ini, banyak perusahaan tumbuh menjadi perusahaan berkapitalisasi sangat besar sebelum melantai. Aturan tradisional menyebabkan komposisi indeks terlepas dari realitas pasar, “membuat perusahaan yang sudah memiliki skala yang cukup lama berada di luar indeks, sehingga tidak dapat mencerminkan perubahan struktur ekonomi secara nyata”.
Saat ini, indeks Nasdaq 100 menghimpun raksasa teknologi global seperti Nvidia, Apple, dan Amazon. Tahun lalu, Walmart yang berpindah pencatatan ke Nasdaq juga mencatat rekor terbesar untuk skala perpindahan pencatatan di bursa tersebut. Bersamaan dengan itu, operator indeks utama dunia sedang menjalankan reformasi yang bersifat kompetitif: FTSE Russell dan NYSE 100 baru-baru ini juga mengumumkan langkah serupa, dengan mengoptimalkan aturan akses untuk menarik perusahaan bintang seperti SpaceX, Anthropic, dan OpenAI. Analisis pasar menilai bahwa, seiring struktur kepemilikan perusahaan yang semakin kompleks, penyesuaian fleksibilitas aturan indeks akan menjadi faktor kunci untuk menarik perusahaan berkualitas agar melantai.