Apakah Microsoft (MSFT) Kehilangan Jejak di AI? Berikut Pendapat BofA

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Saat perlombaan AI semakin memanas, para investor mulai mempertanyakan apakah Microsoft MSFT +3.12% ▲ mampu mengejar para pesaing, terutama karena adopsi alat Copilot-nya masih tergolong sederhana. Catatan terbaru dari analis Bank of America Tal Liani menyoroti kekhawatiran ini, tetapi tetap mempertahankan pandangan positif terhadap saham tersebut, dengan menunjuk pada strategi cloud dan AI Microsoft yang lebih luas.

Penjualan Akhir Kuartal - Diskon 50% TipRanks

Perdagangan CRWV dengan leverage

Adopsi Copilot Memunculkan Pertanyaan

Salah satu kekhawatannya adalah peluncuran alat Copilot Microsoft yang lebih lambat. Investor mencatat bahwa Copilot telah mencapai sekitar 15 juta pengguna berbayar, atau kira-kira 3,5% dari basis komersial Microsoft 365. Angka ini tergolong kecil untuk perusahaan sebesar itu, sehingga memunculkan pertanyaan tentang seberapa cepat AI dapat mendorong pertumbuhan.

Pada saat yang sama, persaingan semakin meningkat. Pihak-pihak seperti OpenAI, Anthropic, dan Alphabet GOOGL +5.14% ▲ berkembang dengan cepat, sehingga menambah kekhawatiran tentang posisi Microsoft.

Cloud dan OpenAI Jadi Sorotan

Ada juga pertanyaan seputar bisnis cloud Microsoft. Perusahaan telah mengalihkan sebagian komputasi untuk penggunaan internal, alih-alih menjualnya melalui Azure, yang sedikit membatasi pertumbuhan. Hal ini memicu perdebatan apakah masalahnya adalah keterbatasan pasokan atau permintaan yang tidak merata.

Poin lain yang menjadi fokus adalah keterkaitan Microsoft dengan OpenAI. Sekitar setengah dari infrastrukturnya digunakan secara internal, sementara sisanya mendukung pengguna eksternal seperti OpenAI. Jika pertumbuhan OpenAI melambat, permintaan terhadap cloud dapat ikut tertimbang, meskipun kapasitas bisa dialihkan jika diperlukan.

Mengapa BofA Masih Melihat Kekuatan

Meski ada kekhawatiran tersebut, BofA meyakini bahwa Microsoft masih berada pada posisi yang baik dalam perlombaan AI.

Pihak tersebut berargumen bahwa kekuatan nyata Microsoft terletak pada cara perusahaan menghadirkan AI ke dalam produk yang sudah ada. Dengan alat seperti Office, keamanan, dan platform data yang sudah banyak digunakan, perusahaan dapat menambahkan fitur AI langsung ke alur kerja harian.

Ini dapat mendorong penggunaan yang lebih tinggi dan meningkatkan pendapatan MSFT per pengguna dari waktu ke waktu.

Sementara itu, meningkatnya pemain cloud yang lebih baru seperti CoreWeave CRWV +12.03% ▲ dan Nebius NBIS +12.46% ▲ juga menarik perhatian investor. Meskipun perusahaan-perusahaan ini mendapat manfaat dari permintaan kuat untuk komputasi AI, BofA mencatat bahwa peran jangka panjang mereka masih belum jelas. Jika penyedia cloud yang lebih besar membangun kapasitas yang cukup secara internal, posisi mereka sebagai penyedia cadangan (overflow) dapat menghadapi tekanan.

Apakah Saham MSFT adalah Beli, Tahan, atau Jual?

Dengan 33 Beli dan tiga Tahan, Wall Street memiliki peringkat konsensus Strong Buy untuk saham Microsoft. Target harga rata-rata saham MSFT sebesar $586.30 menunjukkan potensi kenaikan 58,4% dari level saat ini.

Keterangan & Pengungkapan Laporkan Masalah

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan