Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja saya menyadari sebuah kisah investasi miliarder yang cukup menarik. Pangeran dari Arab Saudi, Alwaleed bin Talal, baru-baru ini muncul kembali di daftar orang terkaya Forbes, dengan kekayaan sebesar 16,5 miliar dolar AS, menjadi orang terkaya di seluruh dunia Arab. Tapi yang benar-benar patut diperhatikan bukan hanya angka kekayaannya, melainkan bagaimana dia menghabiskan uang tersebut—cara berinvestasinya benar-benar sangat menarik.
Kekayaan utama pangeran Saudi ini berasal dari Kingdom Holding Group yang didirikan 45 tahun lalu, saat ini dia memegang lebih dari 78% saham, yang nilainya saja mencapai 6,4 miliar dolar AS. Kerajaan investasinya saat ini mengelola aset sebesar 19 miliar dolar AS, tersebar di 18 industri berbeda, mulai dari layanan keuangan, hiburan, penerbangan, hingga kecerdasan buatan, pendidikan, dan kesehatan. Pendekatan diversifikasi ini patut dipelajari.
Di bidang teknologi, grup pangeran ini adalah pemegang saham kedua terbesar di platform X (dulu Twitter), dan juga menanamkan modal besar di xAI milik Elon Musk. Tahun lalu, mereka menambah investasi sebesar 800 juta dolar AS. Pada 2022, dia mendukung akuisisi Twitter oleh Musk, dan sekarang tetap optimis terhadap proyek baru Musk. Ketika Musk mengumumkan penggabungan X dan xAI pada Maret tahun ini, dia memperkirakan investasinya dalam transaksi ini bisa meningkat menjadi 40-50 miliar dolar AS. Selain itu, grup ini juga berinvestasi di raksasa teknologi seperti Meta, Uber, dan Didi.
Bidang perhotelan menyumbang 31% dari portofolio investasinya. Dia dan Bill Gates memiliki kemitraan jangka panjang, bersama-sama memegang saham di Four Seasons Hotels. Dia juga memegang 6,8% saham di grup hotel Prancis, Accor, yang memiliki lebih dari 40 merek terkenal. Di bidang properti, grup pangeran Saudi ini sedang mengembangkan dua proyek ikonik—Kingdom Center di Riyadh dan Jeddah Tower yang akan menjadi gedung tertinggi di dunia, dengan total nilai kontrak sebesar 1,9 miliar dolar AS.
Di bidang investasi keuangan, dia mulai berinvestasi di Citigroup sejak 1991, saat itu menanamkan 800 juta dolar AS, dan pada 2005, investasi ini meningkat nilainya menjadi 10 miliar dolar AS. Sekarang, grup ini adalah pemegang saham terbesar di Bank Saudi dan Bank Prancis. Di industri penerbangan, dia juga sedang mengembangkan sayapnya dengan memegang 37% saham di maskapai murah Flynas, dan tahun ini berencana melakukan IPO di pasar Saudi dengan pendanaan minimal 2 miliar dolar AS.
Kasus ini sebenarnya sangat menginspirasi. Seorang pangeran dari Arab Saudi mampu membangun kerajaan aset yang begitu besar secara global melalui investasi strategis di berbagai bidang, menunjukkan bahwa pertumbuhan kekayaan sejati tidak terletak pada taruhan tunggal, melainkan pada pemahaman mendalam dan penempatan jangka panjang di berbagai sektor. Investasinya meliputi industri tradisional dan bidang baru, dengan sumber arus kas yang stabil sekaligus pengambilan posisi strategis terhadap tren masa depan. Pendekatan ini patut dijadikan referensi bagi siapa saja yang berinvestasi.