Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya memperhatikan sesuatu yang menarik saat membaca kembali sejarah Chris Larsen dan bagaimana dia membangun Ripple. Orang ini benar-benar bukan sekadar spekulan crypto seperti banyak orang lain pada masa itu.
Pada awal tahun 2000-an, Chris Larsen sudah bekerja di bidang fintech sebelum istilah itu menjadi tren. Tapi pada tahun 2012, dia memiliki visi yang jelas: menciptakan jaringan pembayaran yang lebih cepat dan lebih murah daripada sistem perbankan tradisional. Di situlah Ripple Labs dan XRP lahir. Di saat orang melihat crypto sebagai tren sesaat, Chris Larsen benar-benar percaya pada potensi teknologi ini untuk mengubah pembayaran internasional.
Hal yang menarik adalah dia tidak hanya berusaha untuk spekulasi. Chris Larsen fokus pada pembangunan infrastruktur yang serius, dengan menandatangani kemitraan dengan ratusan bank di seluruh dunia. Pendekatan ini berbeda dari banyak proyek crypto saat itu.
Lalu datanglah tahun 2017. XRP meledak, dari kurang dari 0,01 dolar menjadi lebih dari 3 dolar. Kekayaan Chris Larsen melampaui 7,5 miliar dolar saat puncak pasar. Dia menjadi salah satu miliarder pertama di dunia crypto. Mengagumkan, bukan?
Namun, keberhasilan juga membawa tantangan. SEC Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap Ripple, berargumen bahwa XRP harus diperlakukan sebagai sekuritas. Chris Larsen dan timnya harus menghadapi pertempuran hukum yang serius. Namun mereka tetap transparan dan membela visi mereka meskipun menghadapi hambatan.
Yang saya kagumi dari kisah Chris Larsen adalah pelajaran mendasar: keberhasilan sejati di crypto tidak datang dari spekulasi cepat, tetapi dari visi yang jelas, infrastruktur yang kokoh, dan layanan nyata kepada pasar. Inovasi yang dipadukan dengan pengambilan risiko yang terukur dapat menghasilkan kekayaan besar dalam waktu singkat, tetapi transparansi dan kepatuhan terhadap aturan adalah kunci untuk mempertahankannya.
Hari ini, XRP diperdagangkan sekitar 1,34 dolar dengan kenaikan 1,13% dalam 24 jam. Menarik untuk melihat ke mana proyek ini terus berkembang setelah semua tantangan ini.