Pengendara Sepeda Motor Melarikan Diri dari Tabrakan Hampir Mematikan Setelah Anak Lempar Balon Air dari Mobil yang Melaju di Jembatan Flyover Delhi, Video Memicu Kemarahan

(MENAFN- Live Mint) Sebuah video telah menjadi viral di media sosial, memperlihatkan kemungkinan kecelakaan lalu lintas yang berujung fatal, yang disebabkan oleh sebuah “prank”. Video tersebut, yang diunggah di Instagram, menampilkan seorang anak laki-laki duduk di kursi belakang sebuah mobil yang melontarkan balon air ke pengendara sepeda motor yang melintas di atas flyover di Delhi.

Pengguna Instagram sachinmvlogs2510, yang mengunggah video tersebut, mengatakan bahwa anak laki-laki itu pertama kali melemparkan balon air kepadanya dan akan melakukan hal yang sama kepada pengendara sepeda motor lainnya juga.

“Prank” menyebabkan kecelakaan nyaris fatal

Saat pengguna Instagram itu terus merekam, anak laki-laki tersebut melakukan persis hal itu—melontarkan balon air ke pengendara sepeda motor lain.

** Juga Baca** | Keadaan luput dari turis saat berpapasan dengan gajah liar di Bandipur terekam kamera

Video tersebut memperlihatkan pengendara sepeda motor kedua oleng dan hampir menabrak tembok pembatas, dari mana ia bisa saja jatuh.

** Juga Baca** | Prank April Fools yang tidak berbahaya dan disetujui HR membuat karyawan dipecat, warganet bereaksi

Yang terjadi kemudian bahkan lebih mengejutkan. Saat pengendara sepeda motor yang merekam insiden itu memutuskan untuk menghadapkan para penghuni mobil, mereka menolak untuk berhenti atau bahkan melambat, meskipun ia berkali-kali meminta mereka untuk melakukannya.

Orang tua “menikmati” prank anak

Seorang perempuan di kursi depan mobil terlihat tertawa bahkan ketika pengendara sepeda motor meminta orang tua anak untuk melambat.

Pengguna media sosial menuntut akuntabilitas

Video tersebut segera menjadi viral di berbagai platform media sosial, dengan banyak orang menyatakan terkejut dan jijik atas perilaku orang tua terhadap tindakan sembrono anak mereka.

Banyak pula yang menandai Polisi Delhi dan Polisi Lalu Lintas Delhi di bagian komentar, menuntut tindakan tegas terhadap orang tua anak tersebut.

1,77 lakh nyawa hilang di jalan pada 2024

Pada Desember 2025, Menteri Uni Nitin Gadkari mengatakan kepada Parlemen bahwa total 1,77 lakh orang tewas dalam 4,80,583 kecelakaan lalu lintas di seluruh India pada 2024

Dengan kata lain, 485 orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas setiap hari pada 2024.

** Juga Baca** | Pusat mengambil langkah untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas yang fatal: Nitin Gadkari

“Berdasarkan informasi yang diterima dari negara bagian/UT, jumlah total kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan di negara tersebut untuk semua kategori jalan selama 2024 adalah 1,77,177, yang mencakup data terkait Bengal yang diambil dari portal electronic detailed accident report (eDAR),” ujar Gadkari kepada Lok Sabha.

Kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Delhi sebanyak 1.617 pada 2025

Data yang dirilis pada Januari 2026 menunjukkan bahwa total 1.617 kematian tercatat dalam 1.578 kecelakaan fatal di Delhi pada 2025.

Ini merupakan angka kematian tertinggi sejak 2019 dan menunjukkan peningkatan yang jelas dibanding 2024, ketika 1.551 orang tewas dalam 1.504 kecelakaan fatal.

Menurut polisi, beberapa faktor, termasuk kecepatan berlebih, mengemudi di sisi jalan yang salah, serta mengemudi dalam pengaruh alkohol atau zat yang mengintoksikasi lainnya, menjadi penyebab meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas. Selain itu, ada faktor lain seperti mengemudi yang terdistraksi, kepatuhan yang buruk terhadap aturan lalu lintas, serta sesekali kelalaian dalam kesadaran keselamatan jalan.

Poin Penting

Kesadaran keselamatan jalan sangat penting, terutama terkait perilaku penumpang di dalam kendaraan. Media sosial dapat memperbesar insiden perilaku sembrono, sehingga berujung pada akuntabilitas publik. Meningkatnya jumlah korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di India menegaskan perlunya peraturan lalu lintas yang lebih ketat.

MENAFN29032026007365015876ID1110915076

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan