Tentara mengklaim telah menembak mati beberapa anggota bersenjata di bagian selatan Jalur Gaza

Pasukan Pertahanan Israel merilis sebuah pernyataan pada waktu setempat 27 Februari, yang menyatakan bahwa pada 26 Februari, pasukan Israel menemukan beberapa orang bersenjata yang muncul dari sebuah fasilitas bawah tanah di wilayah timur Rafah, di bagian selatan Jalur Gaza. Israel menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata. Pasukan darat Israel, dengan dukungan Angkatan Udara, menewaskan beberapa orang bersenjata. Israel mengatakan bahwa sebagai respons atas tindakan di atas, pada malam 26 Februari hingga dini hari 27 Februari, Israel kembali melakukan serangan presisi terhadap personel bersenjata Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) di kawasan Rafah. Pihak Hamas hingga kini belum memberikan respons. (CCTV News)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan