Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tim penyelamat menemukan 21 orang di atas rakit yang hanyut di perairan Indonesia setelah kapal mereka tenggelam
PALU, Indonesia (AP) — Tim pencarian Indonesia menyelamatkan 21 orang dari sebuah rakit pada Selasa pagi, sehari setelah perahu mereka tenggelam di perairan yang ganas.
Semua orang di kapal ditemukan dengan selamat, kata Muhammad Rizal, yang memimpin kantor pencarian dan pertolongan di kota Palu. Pejabat sebelumnya melaporkan bahwa 27 orang hilang, tetapi para penyintas melaporkan bahwa enam orang yang tercantum dalam manifest telah membatalkan rencana mereka untuk ikut perjalanan.
Para penyelamat menemukan para penyintas, yang sebagian besar adalah kru penangkap ikan, di atas sebuah rakit sekitar 46 kilometer (29 mil) dari lokasi tempat perahu tersebut tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu.
Perahu tersebut, Nazila 05, berangkat dari pelabuhan di Pulau Taliabu di Provinsi Maluku Utara tak lama setelah senja pada Minggu, menuju Kema di Provinsi Sulawesi Utara, kata Rizal.
Ia mengatakan bahwa Nazila 05 sering digunakan untuk mengangkut wisatawan dan juga dikenal secara lokal sebagai kapal penangkap ikan atau kapal penumpang kecil.
Pemilik Nazila 05 memberi tahu pihak berwenang bahwa kapten kapal melaporkan kapal itu tenggelam setelah haluannya patah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk, dan semua kru sempat naik ke longboat sebelum kapal itu tenggelam, kata Rizal.
Saudara-saudara korban melaporkan bahwa para korban mengikat diri mereka ke sebuah rakit, dan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional, atau Basarnas, mengatakan sebuah kapal penyelamat sedang menuju lokasi yang diperkirakan tak lama setelah fajar pada Selasa, di mana rakit tersebut diyakini sedang hanyut di perairan yang bergelombang.
“Semua penyintas yang ditemukan oleh para penyelamat akan dibawa ke sebuah kota terdekat di Gorontalo,” kata Rizal dalam pernyataan video.
Operasi pencarian melibatkan dua kapal penyelamat dan dibantu oleh nelayan setempat, kata Basarnas.
Indonesia adalah negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, dan kapal merupakan bentuk transportasi yang umum. Dengan standar keselamatan yang longgar dan masalah kepadatan berlebih, kecelakaan sering terjadi.