Tim penyelamat menemukan 21 orang di atas rakit yang hanyut di perairan Indonesia setelah kapal mereka tenggelam

PALU, Indonesia (AP) — Tim pencarian Indonesia menyelamatkan 21 orang dari sebuah rakit pada Selasa pagi, sehari setelah perahu mereka tenggelam di perairan yang ganas.

Semua orang di kapal ditemukan dengan selamat, kata Muhammad Rizal, yang memimpin kantor pencarian dan pertolongan di kota Palu. Pejabat sebelumnya melaporkan bahwa 27 orang hilang, tetapi para penyintas melaporkan bahwa enam orang yang tercantum dalam manifest telah membatalkan rencana mereka untuk ikut perjalanan.

Para penyelamat menemukan para penyintas, yang sebagian besar adalah kru penangkap ikan, di atas sebuah rakit sekitar 46 kilometer (29 mil) dari lokasi tempat perahu tersebut tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu.

Perahu tersebut, Nazila 05, berangkat dari pelabuhan di Pulau Taliabu di Provinsi Maluku Utara tak lama setelah senja pada Minggu, menuju Kema di Provinsi Sulawesi Utara, kata Rizal.

Ia mengatakan bahwa Nazila 05 sering digunakan untuk mengangkut wisatawan dan juga dikenal secara lokal sebagai kapal penangkap ikan atau kapal penumpang kecil.

Pemilik Nazila 05 memberi tahu pihak berwenang bahwa kapten kapal melaporkan kapal itu tenggelam setelah haluannya patah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk, dan semua kru sempat naik ke longboat sebelum kapal itu tenggelam, kata Rizal.

                        Cerita Terkait

            Bantuan pangan dipangkas bagi ratusan ribu pengungsi Rohingya yang terjebak di kamp-kamp di Bangladesh
        

    

  

    

    
    







    
    
        
        
    
    
    
    
        

            3 MENIT DIBACA

            Sentimen bisnis di Jepang membaik meski ada kekhawatiran dari Iran
        

    

  

    

    
    







    
    
        
        
    
    
    
    
        

            1 MENIT DIBACA

            Trump berencana menghadiri sidang Mahkamah Agung hari Rabu terkait upayanya membatasi kewarganegaraan berdasarkan kelahiran
        

    

  

    

    
    







    
    
        
        
    
    
    
    
        

            2 MENIT DIBACA

Saudara-saudara korban melaporkan bahwa para korban mengikat diri mereka ke sebuah rakit, dan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional, atau Basarnas, mengatakan sebuah kapal penyelamat sedang menuju lokasi yang diperkirakan tak lama setelah fajar pada Selasa, di mana rakit tersebut diyakini sedang hanyut di perairan yang bergelombang.

“Semua penyintas yang ditemukan oleh para penyelamat akan dibawa ke sebuah kota terdekat di Gorontalo,” kata Rizal dalam pernyataan video.

Operasi pencarian melibatkan dua kapal penyelamat dan dibantu oleh nelayan setempat, kata Basarnas.

Indonesia adalah negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, dan kapal merupakan bentuk transportasi yang umum. Dengan standar keselamatan yang longgar dan masalah kepadatan berlebih, kecelakaan sering terjadi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan