Saya baru menyadari bahwa ketika mulai belajar tentang perdagangan cryptocurrency, dua konsep long dan short benar-benar merupakan dasar yang harus dipahami oleh siapa saja. Selain memegang token dalam jangka panjang, sebagian besar trader harus terbiasa dengan cara berpikir tentang posisi beli dan jual, dan di situlah long short menjadi penting.



Pertama, saya perlu menjelaskan apa yang disebut posisi atau posisi trading. Ini sederhana saja yaitu keadaan di mana investor memegang sejumlah aset tertentu di pasar, yang secara langsung terkait dengan fluktuasi harga. Dalam crypto, posisi bisa berarti Anda sedang membeli atau menjual pasangan mata uang. Ada dua jenis paling dasar: posisi long (posisi beli) ketika Anda membeli dengan harapan harga akan naik, atau posisi short (posisi jual) ketika Anda melakukan short selling dengan harapan harga akan turun.

Untuk posisi long, ini cukup mudah dipahami. Ketika trader melakukan long, mereka membeli pasangan mata uang kripto dengan harapan menjualnya kembali di harga yang lebih tinggi. Keuntungan dari long berasal dari kenaikan harga pasar. Faktanya, sebagian besar trader tidak menginvestasikan seluruh uang mereka sekaligus, melainkan membaginya menjadi beberapa bagian untuk membeli di berbagai tingkat harga. Ketika harga benar-benar naik, mereka akan mengambil keuntungan secara bertahap dan mendapatkan profit. Jika Anda membeli EUR/USD, sebenarnya Anda sedang membeli EUR dan menjual USD.

Sebaliknya, short bekerja dengan cara yang berbeda. Trader melakukan short selling sebuah mata uang dengan prediksi bahwa harganya akan turun. Keuntungan dari short berasal dari penurunan harga. Menariknya, ketika Anda melakukan short, Anda tidak perlu memiliki mata uang tersebut, melainkan menggunakan margin dan leverage untuk melakukan short selling. Ketika harga benar-benar turun, Anda menutup posisi short dan mendapatkan keuntungan. Menjual EUR/USD berarti Anda menjual EUR dan membeli USD.

Sekarang, yang menarik adalah bagaimana psikologi investor berubah. Jika semua orang secara bersamaan memiliki pandangan bahwa harga akan naik, mereka akan bersama-sama menginvestasikan uang ke posisi long. Ketika jumlah posisi long terlalu besar dalam waktu singkat, nilai tukar akan melonjak. Sebaliknya, jika semua orang melakukan short secara bersamaan karena percaya bahwa harga akan turun, pasar akan jatuh dengan cepat.

Posisi long dan short biasanya terkait dengan aktivitas spekulasi kenaikan dan penurunan harga. Itulah sebabnya Anda perlu memahami dengan baik konsep long short dan yang paling penting adalah selalu menempatkan stop loss dalam setiap transaksi untuk menghindari kerugian besar. Ketika Anda membuka transaksi dengan membeli atau menjual, itu disebut membuka posisi. Diakhiri dengan tindakan sebaliknya. Semua keuntungan dan kerugian dihitung dan dikonversi sesuai dengan jenis mata uang di akun Anda. Selama Anda belum menutup posisi, keuntungan dan kerugian hanya ada di atas kertas saja.

Secara umum, memahami konsep long dan short adalah langkah awal bagi pemula dalam crypto agar dapat melakukan trading secara berpengetahuan. Semoga penjelasan ini membantu Anda memahami kedua konsep ini dengan lebih jelas. Jika dirasa bermanfaat, bagikan kepada teman-teman Anda!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan