Penurunan besar, apakah sudah dimulai?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Trump memperpanjang komitmen untuk tidak menyerang fasilitas energi Iran selama 10 hari, dengan mengatakan bahwa penundaan itu adalah atas permintaan Iran. Namun setelah itu, mediator perundingan damai menyatakan bahwa Iran tidak meminta perpanjangan waktu perundingan.

1)Sekarang pasar berada dalam kondisi yang sangat canggung: setiap kabar bisa benar, atau bisa juga palsu.

AS mengatakan: sedang membahas

Iran mengatakan: tidak membahas

Media mengatakan: mungkin sedang membahas

Dalam kondisi seperti ini, pasar tidak lagi memperdagangkan informasi, melainkan memperdagangkan ketidakpastian itu sendiri.

2)Kabar ini sempat membuat minyak mentah Brent turun seketika menembus 100 dolar (terendah hingga 97 dolar), tetapi setelah itu kembali memantul dengan cepat ke 100 dolar.

“100 dolar” minyak mentah Brent telah menjadi semacam “garis hidup-mati”.

Jika harga minyak di atas 100 dolar, mode risiko (risk-off)

Jika harga minyak di bawah 100 dolar, mode risiko mereda (risk-on)

Untuk jangka menengah, kuncinya hanya pada satu variabel—apakah harga minyak bisa kembali ke bawah 100 dolar; ini variabel yang lebih penting daripada suku bunga.

3)Indeks Nasdaq turun lebih dari 10% dari level tertingginya, memasuki area koreksi, sementara indeks S&P 500 kemungkinan akan mengikuti jejaknya.

Sekarang para analis menyoroti level “6475” poin (ditutup pada 6477 poin pada Kamis). Di sini ada posisi lindung nilai dari institusi besar (JPM), serta dana jangka pendek (0DTE) untuk bertahan—semacam “bantalan penyangga” terakhir bagi pasar. Jika level ini mampu bertahan, pasar masih bisa bergejolak bahkan memantul; tetapi jika jebol, kemungkinan besar langsung menuju 6000 poin.

Yang menarik, hari ini pasar sedang menguji dua level ini sekaligus: 100 dolar pada minyak dan 6475 poin pada indeks S&P 500. Entah minyak mantap bertahan di atas 100 dolar, dan indeks S&P 500 menembus turun di bawah 6475 poin. Atau minyak menembus turun di bawah 100 dolar, sementara indeks S&P 500 bertahan di 6475 poin.

Masalahnya sekarang bukan karena pasar sedang turun, melainkan—pasar saham belum sepenuhnya percaya pada harga minyak. Jika pasar minyak benar, berarti pasar saham belum sempat turun. (Sumber: Lingkaran Kabar Intelijen Wall Street)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan