【AI+PHK】Harga saham Oracle naik hampir 6% Dilaporkan melakukan PHK global Diperkirakan ribuan orang akan terdampak

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perusahaan perangkat lunak Amerika Oracle (AS: ORCL) melancarkan putaran baru aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) global. Jumlah karyawan yang terdampak diperkirakan mencapai ribuan orang, sementara perusahaan juga akan terus mengucurkan investasi besar untuk membangun pusat data guna pengembangan kecerdasan buatan (AI). Pada hari Rabu (31), harga sahamnya naik hampir 6%, ditutup pada 147.11 dolar AS.

Menurut laporan media luar negeri, pemberitahuan terkait pemutusan hubungan kerja ini telah dikirim bertahap kepada karyawan yang terdampak. Aksi PHK ini terjadi di tengah Oracle yang terus meningkatkan belanja modal untuk infrastruktur AI, guna memperluas pusat data untuk mendukung kebutuhan komputasi AI. Perusahaan menegaskan bahwa investasi AI terkait akan memberikan imbal hasil dalam jangka menengah hingga panjang.

Pada Mei 2025, Oracle memiliki 162.000 karyawan.

Di satu sisi, Oracle mendorong pengembangan bisnis basis data inti; di sisi lain, perusahaan secara signifikan meningkatkan belanja modal untuk membangun infrastruktur terkait AI. Perusahaan sebelumnya mengumumkan rencana untuk menghimpun dana sebesar 50 miliar dolar AS guna memperluas infrastruktur AI. Dana terkait akan dibiayai melalui berbagai cara seperti penerbitan utang dan pembiayaan ekuitas. Pihak manajemen mengatakan bahwa pada tahun 2026 belum ada rencana penerbitan utang lebih lanjut.

Pasar menyoroti risiko persaingan AI generatif

Namun, fokus pasar juga mencakup risiko persaingan AI generatif, serta dampak belanja modal yang tinggi terhadap arus kas. Sejak awal tahun ini, harga saham Oracle telah turun paling banyak sekitar 29%.

Beberapa perusahaan teknologi besar baru-baru ini menyesuaikan struktur tenaga kerja untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya dalam pengembangan AI. Pada bulan Januari, Amazon (AS: AMZN) mengumumkan pemotongan sekitar 16.000 posisi. Sebelumnya, dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan tersebut telah memotong 14.000 karyawan. Bulan lalu, Meta (AS: META) juga mulai melakukan PHK terhadap ratusan orang. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah memangkas posisi pekerjaan selama beberapa tahun berturut-turut, sehingga total telah menghapus ribuan posisi.

	 Hot Talk Keuangan
	





	Akankah AS dan Iran bertempur dalam perang yang panjang? Apakah pasar meremehkan risiko resesi ekonomi global?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan