Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saat kita melakukan trading di bursa kripto, kita semua mengalami slippage, tetapi sering kali tidak menyadarinya. Terutama saat volatilitas tinggi, pertanyaan tentang toleransi slippage menjadi sangat penting. Hari ini saya ingin menjelaskan tentang hal ini dan bagaimana Anda dapat melindungi diri.
Pertama-tama mari kita mulai dari konsep dasar. Ketika Anda ingin membeli aset kripto, ada pembeli dan penjual di buku order. Perbedaan antara tawaran tertinggi dari pembeli dan permintaan terendah dari penjual disebut spread bid-ask. Perbedaan ini biasanya sangat kecil di pasar dengan likuiditas tinggi. Namun pasar kripto berbeda dari keuangan tradisional — pergerakan harga lebih cepat, likuiditas berfluktuasi, dan transaksi tak terduga bisa terjadi.
Jawaban dari pertanyaan apa itu toleransi slippage adalah: selisih antara harga yang Anda harapkan dan harga yang benar-benar terjadi saat transaksi. Misalnya, Anda ingin membeli token seharga 50 dolar, tetapi transaksi Anda terjadi di harga 51 dolar — itulah slippage. Kadang-kadang ini bisa menguntungkan Anda (dengan harga lebih murah), tetapi sebagian besar waktu bekerja melawan Anda.
Slippage muncul dalam dua bentuk. Slippage positif adalah saat Anda mendapatkan harga yang lebih baik dari yang diharapkan — ini jarang tetapi menyenangkan. Slippage negatif berarti Anda melakukan transaksi dengan harga yang lebih buruk, dan ini cukup mempengaruhi investor. Hal yang sama berlaku untuk penjualan.
Lalu, bagaimana cara meminimalkan slippage? Ada beberapa metode praktis. Menggunakan limit order adalah cara paling efektif — tentukan harga yang Anda inginkan dan tunggu sampai mendapatkan harga yang lebih baik dari itu. Mungkin prosesnya sedikit lebih lambat, tetapi Anda akan terhindar dari risiko slippage negatif.
Membagi pesanan besar menjadi beberapa bagian juga sangat membantu. Amati buku order, dan bertindak sesuai volume yang ada. Jika Anda melakukan transaksi dalam bagian kecil, pergerakan harga akan lebih sedikit dan slippage pun berkurang.
Berhati-hatilah saat bertransaksi di aset dengan likuiditas rendah. Token dan coin jenis ini bahkan satu transaksi saja bisa menyebabkan slippage besar. Mengontrol jumlah transaksi Anda di sini sangat penting.
Hal penting lainnya adalah biaya transaksi. Terutama di bursa desentralisasi, biaya jaringan bisa sangat tinggi. Di beberapa jaringan, mengurangi slippage bisa meningkatkan biaya transaksi, dan di lain pihak biaya ini bisa menghapus keuntungan Anda sepenuhnya. Pastikan Anda meneliti struktur biaya dari bursa yang Anda gunakan.
Kesimpulannya, slippage di pasar kripto adalah hal yang tak terhindarkan. Tetapi dengan pengambilan keputusan yang bijak dan penerapan strategi yang tepat, risiko ini bisa dikurangi secara signifikan. Limit order, transaksi terbagi, dan pengelolaan likuiditas yang hati-hati akan menjadi teman terbaik Anda. Memahami volatilitas dan mengelola risiko secara serius adalah kunci keberhasilan jangka panjang.