Jangan biarkan fasilitas aksesibilitas menjadi "penghalang"

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

王琦

Seiring berkembangnya perekonomian dan kemajuan sosial, pembangunan fasilitas aksesibel di negara kita telah meraih sejumlah pencapaian, dan banyak kota melaksanakan aksi peningkatan khusus lingkungan aksesibel. Fasilitas aksesibel pada dasarnya ditujukan untuk memudahkan penyandang disabilitas, lansia, dan pihak lain yang memiliki keterbatasan mobilitas atau gangguan penglihatan. Namun, hasil penelitian menemukan bahwa di beberapa tempat umum, fasilitas aksesibel hilang atau digunakan secara tidak semestinya, dan ada pula fasilitas yang tidak berfungsi dengan baik atau bahkan tidak dapat digunakan, sehingga perjalanan bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas menjadi terhambat.

Fasilitas aksesibel berubah menjadi “penghalang”, dengan bentuk masalah yang beragam. Di alun-alun kota, jalur aksesibel diblokir oleh pipa baja berbentuk huruf S dan rantai besi yang dipasang tetap; kursi roda tidak dapat melintas, dan mereka yang menggunakan tongkat pun hanya bisa bergerak dengan sangat sulit. Di pintu masuk rumah sakit, kurangnya landai bantuan membuat petugas keamanan bahkan meminta para lansia melewati pagar pembatas, membuat lansia dan keluarga mereka merasa sangat tak berdaya. Ruang sanitasi aksesibel juga penuh masalah: ada yang panjang pegangan pengaman, tempat pengambil tisu, serta posisi tombol panggilan bantuan darurat tidak sesuai standar; ada pula yang ditutup, dialihfungsikan untuk kegunaan lain, atau kondisinya sangat buruk dari segi sanitasi. Jalur pemandu bagi penyandang tunanetra diduduki oleh sepeda motor atau kendaraan, berubah menjadi “jalan buntu”, bahkan karena masalah material, di hari hujan kemampuan anti-selipnya buruk. Penanda huruf Braille muncul kesalahan dan kekurangan, sehingga menyesatkan penyandang tunanetra. Ketiadaan pengumuman suara membuat penyandang tunanetra kehilangan arah saat bepergian. Fenomena ini bukan kasus tunggal, melainkan tersebar luas di banyak daerah, yang mencerminkan banyak celah dalam pembangunan dan pengelolaan fasilitas aksesibel.

Fasilitas aksesibel berubah menjadi “penghalang”, di baliknya ada alasan yang kompleks. Dari sisi hukum, pola legislasi yang ada saat ini termasuk legislasi yang bersifat mendorong, dengan ketentuan yang lebih banyak bersifat imbauan, mekanisme pengawasan yang belum memadai, penataan hak dan tanggung jawab yang masih perlu diperinci, serta kebutuhan mendesak untuk merevisi legislasi di daerah terkait. Hal ini menyebabkan pada saat menghadapi kondisi fasilitas aksesibel yang dipakai tidak semestinya, pihak yang membutuhkan sulit untuk secara aktif menggunakan haknya. Dalam proses pembangunan, kesulitan-kesulitan nyata seperti konflik kepemilikan, keterbatasan ruang, keamanan struktur, dan investasi dana juga menghadirkan banyak kebutuhan yang bersifat “custom” untuk peningkatan lingkungan aksesibel, sehingga membatasi penyempurnaan fasilitas. Sedangkan dalam tahap pengelolaan, masalah seperti subjek tanggung jawab yang tidak jelas, saling mengalihkan, wewenang koordinasi yang tidak cukup atau kekurangan sumber daya, menyebabkan fasilitas aksesibel “dibangun ulang tetapi diabaikan pengelolaannya”, sehingga tidak memperoleh perawatan yang tepat dan efektif.

Fasilitas aksesibel berubah menjadi “penghalang”, dampak negatif yang ditimbulkannya tidak boleh dianggap remeh. Bagi kelompok khusus seperti penyandang disabilitas dan lansia, hal ini sangat memengaruhi kebebasan mobilitas dan kualitas hidup mereka, serta menurunkan semangat untuk berbaur dengan masyarakat. Dari sisi sosial, hal ini menyimpang dari maksud pembangunan lingkungan aksesibel yang “berbagi untuk semua”, sehingga tidak kondusif untuk membangun lingkungan sosial yang inklusif dan harmonis. Selain itu, hal ini juga menyebabkan pemborosan sumber daya: negara menginvestasikan dana dalam jumlah besar untuk membangun fasilitas aksesibel, namun karena berbagai masalah, fasilitas-fasilitas tersebut tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Untuk mengatasi masalah fasilitas aksesibel yang berubah menjadi “penghalang”, diperlukan dorongan bersama dari berbagai pihak. Memperkuat desain tingkat atas sangat penting: menyempurnakan peraturan perundang-undangan terkait, merinci penataan hak dan tanggung jawab, serta memperkuat penelusuran tanggung jawab atas pelanggaran, sehingga menyediakan jaminan hukum yang kokoh bagi pembangunan lingkungan aksesibel. Pada tahap pengawasan dan manajemen, instansi terkait harus secara proaktif mengoptimalkan pembagian tanggung jawab dan alur kerja, menetapkan fungsi khusus untuk menyusun koordinasi kebutuhan aksesibel, serta mewujudkan sistem layanan yang terarah dan profesional. Pada saat yang sama, mendorong partisipasi kekuatan sosial: mengundang penyandang disabilitas, lansia, dan pengguna aktual lainnya untuk berpartisipasi dalam perencanaan, pembangunan, serta proses verifikasi dan penerimaan fasilitas aksesibel, serta menghadirkan teknologi digital-pintar untuk meningkatkan kemampuan pengawasan yang cerdas. Dengan menembus sekat antar-instansi dan antar-industri, menjadikan modernisasi industri dan skala sebagai panduan, untuk menggerakkan lebih banyak entitas bisnis agar ikut berpartisipasi dalam inovasi dan promosi penerapan industri terkait aksesibel.

Pembangunan lingkungan aksesibel adalah salah satu tanda penting kemajuan peradaban sosial, yang berkaitan langsung dengan kepentingan setiap orang. Kita tidak boleh membiarkan fasilitas aksesibel berubah menjadi “penghalang”; sebaliknya, kita harus bekerja sama agar fasilitas-fasilitas ini benar-benar berfungsi, serta memberikan ruang kemudahan bagi kelompok khusus.

Artikel kolom edisi ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis

(Penyunting: 王治强 HF013)

     【Pernyataan penyangkalan】Artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis, dan tidak ada hubungannya dengan Hexun. Situs Hexun bersikap netral terhadap pernyataan dan penilaian pendapat dalam tulisan tersebut, serta tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan, keandalan, atau kelengkapan konten yang dimuat. Pembaca hanya dapat menjadikan ini sebagai referensi, dan silakan menanggung seluruh tanggung jawab masing-masing.

Email: news_center@staff.hexun.com

Laporkan

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan