Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Begitulah ceritanya: di Bangkok, seorang pria berusia 62 tahun ditangkap setelah selama bertahun-tahun bersembunyi dari keadilan. Ternyata, dia terlibat dalam pembunuhan yang terjadi pada tahun 1989. Saat itu, kasus tersebut sedang diproses di Hong Kong, tetapi tersangka berhasil melarikan diri.
Yang paling menarik dari ceritanya adalah apa yang dia lakukan setelah kabur. Pada tahun 1994, dia pergi ke Thailand, di mana dia memulai kehidupan yang sama sekali baru: membuka usaha kecil, menikah dengan penduduk setempat, dan membesarkan tiga anak. Tampaknya, masa lalunya telah tertinggal.
Namun, keadilan tidak melupakan. Beberapa hari yang lalu, dia ditangkap di Thailand atas permintaan pihak berwenang Hong Kong. Saat diinterogasi, dia sendiri mengaku bahwa dia sedang dicari, dan menceritakan tentang pelariannya. Sekarang, dia dituduh melanggar batas negara secara ilegal, dan proses ekstradisinya ke Hong Kong sedang diproses.
Tiga puluh tujuh tahun adalah waktu yang lama, tetapi tampaknya jarak dan waktu tidak menyelamatkannya dari tanggung jawab. Menarik untuk melihat bagaimana nasibnya selanjutnya.