Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kekerasan di Iran丨Inggris kirim pasukan pertahanan udara tambahan ke kawasan Teluk
Pemerintah Inggris pada hari Selasa mengeluarkan pernyataan bahwa, seiring situasi di Timur Tengah yang terus memanas, pihak Inggris akan menambah pasukan pertahanan udara ke wilayah Teluk, termasuk memperpanjang penempatan jet tempur “Typhoon” di Qatar, serta menempatkan sistem pertahanan udara “Sky Sword” ke Arab Saudi.
Menteri Pertahanan Inggris, Shalirian (John Healey), baru-baru ini melakukan kunjungan ke Arab Saudi, Qatar, dan Bahrain, untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin serta pejabat pertahanan ketiga negara terkait isu konflik di Timur Tengah, situasi di Selat Hormuz, serta kerja sama keamanan antara Inggris dan negara-negara Teluk.
Pihak Inggris akan menempatkan sistem pertahanan udara “Sky Sword” di Arab Saudi; peralatan dan personel operasional terkait akan tiba pada pekan ini, termasuk radar, node kontrol, peluncur rudal, dan lain-lain. Inggris juga mengumumkan bahwa sistem peluncur serbaguna ringan telah tiba di Bahrain; sistem rudal pertahanan udara berbasis darat “Quick Sentinel” juga telah tiba di Kuwait, dan sistem peringatan serta deteksi berbasis drone Angkatan Udara Inggris telah mulai beroperasi di Kuwait.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa sejak meletusnya konflik dengan Iran, Angkatan Bersenjata Inggris terus menjalankan tugas defensif di kawasan ini untuk melindungi warga negara Inggris, pangkalan militer, serta kepentingan sekutu. Perdana Menteri Inggris, Shiji Xianming, menyatakan dengan tegas bahwa Inggris tidak ingin terseret ke dalam perang yang lebih luas.