Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja mengetahui bahwa satu ton di AS tidak sama dengan di Eropa, dan itu menjelaskan banyak kebingungan yang saya lihat di media sosial. Ternyata, berapa besar satu ton benar-benar tergantung di mana kamu berada.
Di Amerika Serikat, mereka menggunakan ton pendek (2.000 pound atau sekitar 907 kg), sementara di Inggris dan negara lain adalah ton panjang (2.240 pound atau 1.016 kg). Tapi dunia ilmiah sepakat dengan ton metrik, yaitu 1.000 kg. Sangat berbeda, bukan? Jika kamu bekerja di bidang logistik atau impor, ini sangat penting karena perbedaan 100 kg per ton bisa cepat menjadi besar.
Yang menarik adalah semua ini berasal dari sebuah tong lama yang disebut 'tunne' yang mereka gunakan untuk menyimpan anggur. Dari situlah istilah ini berasal, meskipun sekarang kita pakai untuk hampir semua hal: dari mengukur batu bara di tambang hingga emisi CO2. Bahkan kita bilang "saya punya ton pekerjaan" tanpa memikirkan angka sebenarnya.
Ada juga detail yang aneh. Ada ton pendinginan (yang mengukur daya pendingin AC berdasarkan berapa banyak es yang meleleh dalam 24 jam), dan kapal memiliki metrik sendiri yang disebut DWT (deadweight tonnage) untuk mengetahui berapa banyak muatan yang bisa mereka angkut. Jadi, lain kali kamu melihat angka dalam ton, periksa konteksnya karena berapa besar satu ton sebenarnya tergantung pada sistem yang digunakan.