Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apa itu APY, saya rasa ini adalah konsep yang harus diketahui oleh siapa saja yang terlibat dalam investasi kripto. Terutama belakangan ini, semakin banyak orang yang mencoba menghasilkan uang melalui staking atau yield farming.
Pertama, APY adalah singkatan dari annual percentage yield, yaitu tingkat pengembalian tahunan yang mencakup efek bunga majemuk. Singkatnya, ini adalah visualisasi dari total pengembalian yang didapatkan dari bunga dan bunga atas bunga tersebut.
Banyak orang yang salah paham antara APR dan APY, padahal ini sangat penting. APR adalah tingkat tahunan sederhana tanpa mempertimbangkan bunga majemuk, sedangkan APY sudah memperhitungkan efek bunga majemuk. Misalnya, meskipun APR suatu aset adalah 2%, jika dihitung dengan bunga majemuk, APY-nya bisa menjadi 3%. Perbedaan 1% ini bisa sangat signifikan dalam investasi jangka panjang.
Secara spesifik, APY dihitung dengan rumus berikut: tingkat pengembalian tahunan = ((1 + r/n))^(nt) - 1. Di sini, r adalah tingkat bunga nominal, n adalah jumlah periode bunga majemuk per tahun, dan t adalah periode investasi. Namun, dalam konteks aset kripto, kita juga harus mempertimbangkan volatilitas pasar, risiko likuiditas, risiko kontrak pintar, dan faktor lain.
Ada tiga situasi utama di mana APY muncul dalam investasi kripto:
Pertama, adalah pinjaman kripto. Platform memfasilitasi antara pemberi pinjaman dan peminjam, di mana pemberi pinjaman menerima bunga sesuai APY yang disepakati. Kedua, adalah yield farming. Ini adalah meminjamkan aset dan mengelolanya untuk mendapatkan pengembalian lebih tinggi. Meskipun potensi pengembaliannya tinggi, risiko juga meningkat, terutama di platform baru. Ketiga, staking, yaitu mengunci aset kripto di jaringan blockchain untuk mendapatkan imbalan. Khususnya di jaringan Proof of Stake, APY cenderung lebih tinggi.
APY adalah indikator yang digunakan untuk menilai pengembalian investasi secara akurat. Jika hanya mengandalkan APR, kita bisa melewatkan manfaat dari bunga majemuk.
Namun, perlu diingat bahwa APY hanyalah salah satu indikator potensi pengembalian. Faktor lain seperti ketidakstabilan pasar, risiko likuiditas, toleransi risiko pribadi, dan kondisi pasar secara keseluruhan harus dipertimbangkan secara menyeluruh. Setiap metode seperti pinjaman, yield farming, dan staking memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi mengandalkan angka APY saja bisa berbahaya.
Menurut saya, langkah bijak adalah menyesuaikan strategi investasi dengan memeriksa APY aktual di platform seperti Gate.io dan membuat keputusan secara hati-hati.