Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jadi saya menemukan cerita yang cukup liar tentang seorang pria Kanada berusia 21 tahun bernama Andean Medjedovic yang pada dasarnya menjadi hacker paling dicari di dunia crypto. Tuduhan yang dia hadapi serius — kita berbicara tentang $65 juta dolar dalam aset yang dicuri dari berbagai protokol.
Begini ceritanya. Andean Medjedovic mulai muda, sangat muda. Pada usia 18 tahun, dia diduga meretas Indexed Finance dan kabur dengan $16,5 juta. Itu adalah langkah yang langsung membuatnya masuk radar penegak hukum. Tapi alih-alih bersembunyi, dia tampaknya mengejar target yang lebih besar beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2023, Medjedovic menargetkan KyberSwap dan berhasil melakukan pencurian sebesar $48 juta. Jika dijumlahkan, total kerugian di ruang DeFi mencapai $65 juta.
Yang membuat kasus ini semakin menarik adalah bagaimana Medjedovic berusaha tetap selangkah di depan otoritas. Dia mendapatkan paspor palsu Slovakia dan secara harfiah melakukan tur internasional — Brasil, Dubai, Spanyol. Pria ini jelas berusaha tetap mobile dan sulit dilacak. Tapi keberuntungannya akhirnya habis. Dia ditangkap di Belgrade, Serbia pada Agustus 2024. Di sinilah ceritanya menjadi rumit. Pengadilan Serbia menolak permintaan ekstradisi dari Belanda, sehingga dia dibebaskan. Sejauh yang diketahui terakhir, dia diduga bersembunyi di Bosnia.
Jejak uang juga menjadi bagian penting dari cerita ini. Penyidik dari U.S. Department of Justice melacak bagaimana Andean Medjedovic diduga mencuci uang hasil curian melalui mixer seperti Tornado Cash. Langkah klasik bagi seseorang yang berusaha menyembunyikan asal-usul aset digital, tetapi tampaknya tidak cukup cerdik untuk mengelak dari penegak hukum internasional.
Yang agak absurd adalah meskipun menghadapi surat perintah penangkapan dari beberapa negara dan dituduh mencuri $65 juta, Medjedovic secara konsisten membantah semuanya di pengadilan. Tidak hanya itu, dia mengklaim bahwa dia bahkan tidak membutuhkan uang hasil curian karena dia dikatakan menghasilkan sekitar $100.000 per bulan sebagai profesional cryptocurrency lepas. Apakah itu benar-benar nyata atau hanya strategi hukum, siapa yang tahu.
Seluruh situasi ini mengingatkan kita bagaimana akses teknis di dunia crypto bisa menarik pikiran brilian, tetapi juga bagaimana bakat tersebut bisa disalahgunakan. Kasus Andean Medjedovic menunjukkan bahwa meskipun ada kerja sama penegak hukum internasional, melacak hacker canggih lintas batas tetap menjadi tantangan besar di ruang ini.