Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apa itu posisi long dalam cryptocurrency, dan apa perbedaannya dengan posisi short, karena akhir-akhir ini sering ditanyakan, mari kita rangkum di sini.
Ada dasar-dasar yang perlu dipahami sebelum memulai perdagangan cryptocurrency. Posisi long dan short, kedua strategi ini menjadi dasar dari semua. Singkatnya, jika memperkirakan cryptocurrency akan naik, ambil posisi long; jika memperkirakan akan turun, ambil posisi short. Namun, di balik penilaian sederhana ini, tersembunyi mekanisme pasar yang kompleks.
Dalam pasar cryptocurrency yang beroperasi 24 jam tanpa henti, berita regulasi, pembaruan teknologi, kejadian global, dan sentimen pasar secara keseluruhan mempengaruhi harga. Keruntuhan bursa besar seperti FTX, persetujuan ETF fisik, diskusi politik, tren meme coin—semua ini mengguncang pasar. Prinsip dasar permintaan dan penawaran juga tidak boleh dilupakan. Kelangkaan menaikkan harga, kelebihan pasokan menurunkan harga.
Posisi long dalam cryptocurrency sangat sederhana. Membeli aset kripto tertentu dan menunggu harganya naik. Ambil contoh Bitcoin, membeli di $60.000 dan memperkirakan naik ke $65.000—ini adalah posisi long. Setelah target harga tercapai, jual untuk mendapatkan keuntungan. Strategi ini paling umum di kalangan investor yang percaya pada potensi jangka panjang dan merupakan cara dasar dalam bertransaksi.
Di sisi lain, posisi short lebih kompleks. Meminjam aset kripto dari broker, menjualnya pada harga saat ini, dan kemudian membeli kembali saat harga turun untuk dikembalikan. Selisihnya menjadi keuntungan. Misalnya, menjual Bitcoin secara short di $60.000 dan membelinya kembali di $55.000—keuntungan $5.000. Strategi ini digunakan oleh trader yang memperkirakan penurunan harga.
Melihat potensi keuntungan, ada perbedaan besar antara long dan short. Posisi long secara teori tak terbatas keuntungannya, karena secara teknis harga aset bisa terus naik selamanya. Sedangkan keuntungan dari posisi short terbatas, karena harga tidak bisa turun di bawah nol.
Alur memulai trading secara praktis adalah sebagai berikut: pertama, pilih bursa terpercaya, buat akun, dan lindungi dengan otentikasi dua faktor. Setelah dana masuk, buat order pembelian atau atur order limit. Kemudian, pantau pasar sambil mempertahankan posisi dan tentukan waktu yang tepat untuk menjual.
Untuk posisi short, diperlukan platform yang mendukung margin trading. Meminjam aset kripto untuk dijual, dan membelinya kembali saat harga turun untuk dikembalikan. Dalam margin trading, selain dana sendiri, kita bisa menggunakan pinjaman untuk memperbesar skala trading. Misalnya, dengan dana sendiri $2.000 dan pinjaman $5.000, melakukan short Bitcoin senilai $7.000, keuntungan dan kerugian akan berlipat ganda.
Dalam praktiknya, ada strategi yang digunakan oleh trader berpengalaman terkait posisi long dalam cryptocurrency. Strategi mengikuti tren, di mana saat tren naik, ambil posisi long; saat tren turun, ambil posisi short. Strategi offset memperkirakan harga akan kembali ke rata-rata setelah fluktuasi besar. Arbitrase memanfaatkan selisih harga antar bursa berbeda. Perdagangan berjangka dan opsi juga digunakan sebagai teknik yang lebih maju.
Namun, kedua posisi memiliki risiko. Pada posisi long, jika harga turun setelah membeli, akan mengalami kerugian. Jika menggunakan margin, penurunan besar bisa mengakibatkan kehilangan seluruh aset. Pada posisi short, kerugian secara teori tak terbatas. Jika harga naik melawan prediksi, kerugian akan membesar. Selain itu, short juga melibatkan biaya seperti margin call dan biaya tambahan.
Sentimen pasar juga faktor penting. Sentimen positif mendorong harga naik, sedangkan sentimen negatif menekan harga. Jika muncul berita positif tak terduga, posisi short yang sedang dipegang bisa sulit untuk dilikuidasi.
Kesimpulannya, memahami dasar-dasar apa itu posisi long dalam cryptocurrency sangat penting, tetapi itu saja tidak cukup. Harus melakukan analisis mendalam terhadap teknologi dasar, tren pasar, dan data historis. Investasikan hanya sejumlah uang yang mampu Anda kehilangan, selalu pantau pasar, dan prioritaskan manajemen risiko. Itulah aturan utama untuk bertahan di pasar cryptocurrency.