Masih ingat dengan peristiwa 519 di dunia kripto? Lima tahun telah berlalu, para veteran yang mengalami hari hitam itu pasti masih bisa mengingat momen mendebarkan saat itu. Semalam saja, banyak orang yang tiba-tiba kehilangan mimpi kekayaan mereka, perasaan naik turun yang ekstrem itu benar-benar memuaskan dan membuat ketagihan. Kini, melihat kembali, kejatuhan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 19 Mei 2021 telah menjadi salah satu contoh paling ikonik dalam sejarah cryptocurrency.



Pertama, mari kita bahas pemicu dari badai ini. Seberapa besar pengaruh Elon Musk di dunia kripto, semua orang tahu. Dia membawa Tesla membeli Bitcoin sebesar 1,5 miliar dolar AS di kuartal pertama 2021, bahkan mengumumkan menerima BTC sebagai pembayaran mobil, menjadi salah satu duta besar terbesar untuk mata uang digital. Setiap kali dia tweet tentang Dogecoin, harga langsung melonjak. Tapi pada 12 Mei, dia tiba-tiba berbalik 180 derajat, mengumumkan Tesla berhenti menerima Bitcoin sebagai pembayaran karena masalah lingkungan. Hal ini langsung mematahkan kepercayaan pasar, Bitcoin dari 57.000 dolar AS langsung jatuh ke 46.000 dolar AS.

Lebih parah lagi, pada 16 Mei, Elon Musk mengisyaratkan di Twitter bahwa dia mungkin akan menjual sebagian Bitcoin milik Tesla, memicu kepanikan pasar. Meskipun kemudian dia klarifikasi bahwa dia tidak benar-benar menjual, bayang-bayang keraguan sudah tertanam di hati para investor. Inilah kekuatan ucapan Elon Musk terhadap dunia kripto.

Selain faktor Elon Musk, sinyal regulasi dari dalam negeri juga mulai menguat. Pada 18 Mei, Asosiasi Keuangan Internet China, Asosiasi Perbankan, dan Asosiasi Pembayaran dan Penyelesaian bersama mengeluarkan pengumuman yang melarang anggota mereka melakukan transaksi dan pertukaran mata uang virtual. Pada hari yang sama, Mongolia Dalam juga mendirikan platform pelaporan penambangan mata uang virtual. Meskipun aturan ini bukan hal baru, pasar menanggapinya sebagai tekanan terhadap kripto, langsung memicu gelombang penjualan panik.

Melihat ke belakang, selama empat bulan pertama tahun 2021, pasar kripto seperti mendapatkan suntikan adrenalin. Bitcoin melonjak dari sekitar 30.000 dolar AS di awal tahun hingga mencapai 64.000 dolar AS pada pertengahan April, kenaikan lebih dari 100%. Ethereum, Litecoin, TRON, dan koin utama lainnya juga melipatgandakan nilainya. Bahkan Dogecoin dan Shiba Inu, yang awalnya hanya beberapa sen, naik hingga beberapa dolar, dengan kenaikan hingga ribuan kali lipat. Tapi semua kenaikan ini didukung oleh spekulasi dan hype di media sosial, tanpa dasar fundamental yang kuat. Bubble ini akhirnya pecah, dan peristiwa 519 hanyalah jarum yang memecahkannya.

Pasar kripto sendiri adalah tempat yang sangat emosional. Saat pasar bullish, orang menjadi serakah tanpa batas; saat bearish, ketakutan melanda. Dalam peristiwa 519, perubahan suasana hati pasar seperti menekan tombol self-destruct, dari serakah langsung jatuh ke ketakutan, dari optimisme berubah menjadi pesimis, menciptakan siklus yang berbahaya.

Kejatuhan nyata terjadi pada dini hari hingga pagi hari 19 Mei. Bitcoin dari 43.000 dolar AS di malam sebelumnya langsung jatuh ke 30.000 dolar AS, penurunan 30%. Ethereum dari 3.300 dolar AS turun ke 1.900 dolar AS, penurunan 42%. Mata uang lain bahkan lebih parah, dengan penurunan lebih dari 30%, ada yang bahkan terpangkas setengahnya. Banyak trader mengalami margin call, lag, dan keterlambatan transaksi, banyak investor tidak sempat menutup posisi dan menyaksikan aset mereka menguap. Indeks ketakutan melonjak ke level tertinggi 0,8, sementara indeks keserakahan turun ke level terendah 10.

Untungnya, kejatuhan ini tidak berlangsung lama. Pada sore hari 19 Mei, pasar mulai rebound. Beberapa institusi dan investor yang optimis terhadap kripto mulai melakukan pembelian kembali, memberi dukungan pada pasar. Pada pagi hari 20 Mei, Bitcoin kembali ke 40.000 dolar AS, naik 33%. Ethereum rebound ke 2.800 dolar AS, naik 47%. Indeks ketakutan juga turun ke 0,6, dan indeks keserakahan rebound ke 27.

Sejak 20 Mei, pasar memasuki fase koreksi, volatilitasnya mulai berkurang. Bitcoin berfluktuasi antara 35.000 dan 40.000 dolar AS, Ethereum antara 2.300 dan 3.000 dolar AS. Sentimen pasar pun mulai membaik, investor mulai berpikir lebih rasional tentang nilai kripto.

Mengenang peristiwa 519 di dunia kripto ini, sebenarnya mencerminkan beberapa karakteristik dasar pasar ini: sangat emosional, mudah dipengaruhi oleh tokoh besar, gelembung yang menumpuk, dan likuiditas yang rapuh. Sekarang, Wall Street sudah mengendalikan pasar secara mendalam, volatilitasnya tidak lagi se ekstrem dulu. Tapi sejarah ini tetap memiliki nilai penting untuk memahami risiko dan peluang di dunia kripto. Mereka yang pernah mengalami 519 pasti belajar sesuatu dari situ.
BTC1,63%
ETH3,73%
DOGE1,64%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan