Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya menyadari bahwa banyak pemula dalam kripto tidak memahami satu hal dasar — profit bukan hanya 'ketika harga naik', melainkan tujuan keuntungan tertentu yang harus dihitung sebelumnya. Mari kita bahas tentang ini.
Profit pada dasarnya adalah persentase di mana kamu menutup posisi dan mengambil keuntungan. Kedengarannya sederhana, tetapi di sinilah kebanyakan orang terjebak. Orang membeli koin dan hanya... menunggu. Seminggu, sebulan, atau bahkan lebih lama. Pendekatan ini salah.
Mengapa harus merencanakan profit sebelumnya? Karena dengan begitu kamu tidak terikat dalam satu transaksi, bisa melakukan keuntungan kecil secara sering dan secara bertahap menumbuhkan modal. Alih-alih satu transaksi besar yang mungkin tidak akan kamu tunggu, lebih baik melakukan 5-10 keuntungan kecil.
Sekarang ke bagian utama — bagaimana cara menghitungnya. Rumusnya sangat sederhana: Harga target = Harga masuk dikali (1 plus Profit dalam persen dibagi 100). Kedengarannya lebih rumit dari kenyataannya.
Mari kita lihat contoh konkret. Misalnya, membeli koin seharga 1 dolar dan ingin mendapatkan keuntungan 0.5%. Hitung: 1 dikali 1.005 = 1.005. Di harga ini, kamu menempatkan order jual. Sederhana dan jelas.
Contoh kedua — membeli di 0.328, target profit 0.6%. Hitung: 0.328 dikali 1.006 = sekitar 0.330. Pada level ini, kamu menutup posisi.
Profit berapa yang harus dipilih? Jika tidak ingin menunggu lama — atur 0.3-0.6%. Jika koin sangat volatil — bisa 0.7-1%. Lebih dari 1.5% — ini sudah risiko tinggi untuk tidak mencapai harga target, terutama saat pasar tidak dalam kondisi terbaik.
Di sini pentingnya memperhitungkan biaya transaksi. Di sebagian besar bursa, biaya sekitar 0.1% saat masuk dan 0.1% saat keluar. Jadi totalnya 0.2%. Artinya, profit minimal harus lebih dari 0.2%, agar kamu tidak hanya menutup biaya transaksi dan tidak mendapatkan keuntungan. Jika kamu menetapkan 0.5%, setelah biaya bersih keuntungan sekitar 0.3%.
Apa yang terjadi jika salah menghitung profit? Terlalu kecil — biaya transaksi menghabiskan seluruh keuntungan. Terlalu besar — kamu tidak akan pernah mencapai harga target, dan tetap dalam kerugian selama beberapa hari. Tidak menghitung sama sekali — seperti berkendara di kota asing tanpa navigator, hasilnya jauh lebih buruk.
Kesimpulan: profit bukan sihir, melainkan matematika. Selalu hitung tujuan keluar sebelum membuka posisi. Jangan hanya mengandalkan intuisi. Lebih baik melakukan 5 transaksi dengan 0.5% keuntungan daripada menunggu satu transaksi 5% yang mungkin tidak pernah terjadi. Ingat — trading adalah perhitungan, bukan tebak-tebakan.