Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ilusi ledakan minyak Nigeria: Ketika kambing melewatkan daun kelapa
Ketika perang Iran mengirim harga minyak melonjak melewati $100 per barel, banyak negara bergegas memanen keuntungan tak terduga tersebut.
Tapi Nigeria, raksasa Afrika, mendapati dirinya seperti kambing peribahasa yang berdiri di depan daun kelapa tetapi mengunyah batu.
Paradoksnya menyakitkan: minyak mahal, tetapi kantong kita tetap kosong.
Cerita LebihLanjut
Tony Elumelu Foundation: Revolusi Kewirausahaan Afrika.
31 Maret, 2026
BUA Foods dan Paradox High-Multiple
31 Maret, 2026
**Miraž N28 Triliun **
Di atas kertas, Nigeria seharusnya tersenyum ke bank. Brent mentah kini diperdagangkan pada $102–$114 per barel, jauh di atas patokan anggaran kita sebesar $64.85. Itu berarti premi $37–$49 per barel, yang setara dengan estimasi keuntungan tahunan N28,3 triliun. Namun kenyataan lebih menggigit daripada aritmetika.
Kebenarannya: “pendapatan ekstra” kita sebagian besar adalah sebuah miraž. Janji NNPC untuk menambah 100.000 barel adalah “setetes di lautan” dibanding celah 360.000+ bpd.
Apa yang bisa kita lakukan dengan keuntungan riil
Jika Nigeria bisa menangkap bahkan sebagian kecil dari premi ini, ia dapat membiayai hal yang benar-benar penting:
Namun seperti kata para tetua, “Seorang anak yang tidak bisa memegang cangkir tidak seharusnya diberi labu kalabash.” Tanpa memperbaiki produksi, mimpi-mimpi ini tetap _“istana di udara.” _
**Pelajaran dari luar negeri **
Sementara Nigeria berdebat, yang lain bertindak:
**Negara Berkembang Lainnya **
Respons sebelumnya dalam situasi yang serupa:
Negara-negara ini memiliki kekuatan fiskal atau disiplin kelembagaan. Nigeria, baru saja keluar dari penghapusan subsidi, tidak mampu masuk lagi ke perangkap itu.
**Mengapa batas harga adalah NoGo **
Mari kita tegas: batas harga di Nigeria akan seperti “_menuang air ke dalam sebuah keranjang.” _
**Jalan ke depan **
Nigeria harus menolak godaan perbaikan cepat dan justru membangun ketahanan:
Negara bagian harus mensubsidi transportasi publik, bukan bahan bakar. Biarkan rumah tangga memasak dengan LPG, bukan bensin. Yang terpenting, hindari perangkap subsidi dan tahan diri untuk tidak menyesuaikan anggaran dengan asumsi bahwa minyak $100 itu permanen. Seperti kata para tetua, “Hujan tidak turun selamanya; matahari harus bersinar lagi.”
**Kesimpulan **
Nigeria berada di persimpangan. Perang Iran telah membuka peluang, tetapi tanpa disiplin produksi, kita berisiko menyaksikan miliaran mengalir keluar dari genggaman kita.
Lonjakan minyak bersifat sementara. Ujian sesungguhnya adalah apakah Nigeria akhirnya bisa membangun ekonomi yang berkembang bukan karena minyak mahal, tetapi karena fondasinya cukup kuat untuk bertahan menghadapi masa kejayaan maupun masa suram.
Seperti yang dikatakan tajam dalam sebuah editorial: “Sebuah bangsa yang memakan umbi yam benihnya saat musim tanam akan kelaparan saat panen.” Nigeria harus memilih dengan bijak.
Tentang Kami:
The Alliance for Economic Research and Ethics (AERE) LTD/GTE adalah sebuah organisasi nirlaba Nigeria yang berdedikasi untuk memperkuat sektor privat dan publik melalui riset berbasis bukti, advokasi, dukungan regulasi, keterlibatan pemangku kepentingan, dan reformasi yang transparan.
Tambahkan Nairametrics di Google News
Ikuti kami untuk Berita Terbaru dan Kecerdasan Pasar.
