Trump berbicara terbaru! Emas melonjak tajam! Saham AS mengalami gejolak besar

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Terkait konflik AS-Iran, Trump dan Menlu AS Rubio menyampaikan pesan kolektif, pasar modal kembali mengalami perubahan.

Malam ini (30 Maret), setelah pasar saham AS dibuka, semuanya naik secara bersama-sama, namun hingga saat naskah ini dibuat, kenaikan tiba-tiba menyempit, bahkan Nasdaq sempat turun di tengah sesi.

Untuk saham konsep Tiongkok, indeks Nasdaq China Golden Dragon naik sekitar 0,2%; untuk saham individual, iQIYI naik lebih dari 11%, dan WeRide naik lebih dari 4%.

Emas dan perak sempat anjlok tajam hari ini, lalu langsung melonjak; hingga saat naskah ini dibuat, harga emas spot naik lebih dari 0,8%, dan perak spot naik lebih dari 0,7%.

Untuk minyak mentah, WTI menembus 102 dolar AS, sedangkan minyak mentah Brent naik mendekati 3%.

Yang masih memengaruhi pasar adalah kabar terbaru mengenai konflik AS-Iran.

Pertama, itu adalah seruan terbaru Presiden AS Trump. Trump, melalui platform media sosial, menulis bahwa pihak AS sedang melakukan perundingan serius dengan pihak Iran untuk mengakhiri tindakan militer di Iran.

Trump mengatakan, “Kami sudah mencapai kemajuan besar, tetapi jika untuk alasan apa pun dalam waktu singkat tidak bisa mencapai kesepakatan—meskipun sangat mungkin tercapai—dan Selat Hormuz tidak segera dipulihkan jalur pelayarannya, kami akan meledakkan dan menghancurkan sepenuhnya semua pembangkit listrik, sumur minyak, dan Pulau Khark milik Iran; mungkin juga termasuk semua pabrik desalinasi air laut.”

Selain itu, pada 30 Maret waktu setempat, Menteri Luar Negeri AS Rubio mengatakan bahwa AS tidak akan pernah mengizinkan Iran mengendalikan permanen Selat Hormuz, membangun sistem penetapan biaya, dan sebagainya.

Dalam wawancara dengan media pada hari itu, Rubio mengatakan bahwa AS bertujuan mencapai target tindakan militer terhadap Iran “dalam hitungan minggu, bukan dalam hitungan bulan”. Ia berkata, “Dia (Presiden AS Trump) cenderung melalui jalur diplomatik. Upaya-upaya ini (perundingan) masih berada pada tahap awal. Ada beberapa perundingan yang sedang berlangsung, termasuk melalui perantara.”

Rubio mengatakan, “Tapi kita juga harus bersiap jika upaya seperti ini (perundingan) gagal.” Iran “sedang mengeluarkan ancaman—untuk mengendalikan permanen Selat Hormuz, membangun sistem penetapan biaya, dan sebagainya. Ini sama sekali tidak boleh terjadi.”

Selain itu, Biro Intelijen Dunia Siber Israel mengungkapkan bahwa sejak pecahnya perang, para peretas yang terkait dengan Iran telah meretas setidaknya 50 kamera keamanan milik Israel, serta melakukan serangan penghapusan data terhadap 60 perusahaan Israel.

Pihak berwenang Israel menilai bahwa peretasan terhadap kamera kemungkinan bertujuan untuk menilai efektivitas serangan rudal dan melacak pergerakan pasukan militer Israel. Perusahaan yang diserang sebagian besar adalah perusahaan kecil-menengah, dan sebagian data telah dimusnahkan secara permanen.

(Penyunting: Zhang Yang HN080)

     【Pernyataan Penyangkalan】Artikel ini hanya mewakili pendapat penulisnya sendiri dan tidak ada kaitan dengan Hexun. Situs Hexun bersikap netral terhadap pernyataan, penilaian, dan keputusan dalam tulisan, serta tidak memberikan jaminan tersurat maupun tersirat apa pun atas akurasi, keandalan, atau kelengkapan konten yang tercakup. Harap pembaca hanya menjadikannya sebagai referensi, dan menanggung seluruh tanggung jawab sendiri. Email: news_center@staff.hexun.com
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan