Polisi Malaysia baru-baru ini melakukan operasi besar-besaran di Teluk Intan, Perak. Dalam tiga hari berturut-turut, mereka menggerebek dan menemukan 41 perangkat penambangan. Skala ini cukup besar.



Dikatakan bahwa operasi pertama pada Jumat malam menemukan 24 perangkat, kemudian pada Sabtu dini hari dilakukan dua kali penggerebekan lagi, masing-masing menemukan 9 dan 8 perangkat. Kepala Distrik Hilir Perak, Bakri Zainal Abidin, menjelaskan situasinya. Polisi menyebutkan bahwa kasus ini diduga melanggar Pasal 427 KUHP dan Pasal 37 Undang-Undang Penyediaan Listrik 1990, terkait penggunaan listrik secara ilegal untuk penambangan.

Saat ini belum ada yang ditangkap, kasus masih dalam penyelidikan. Namun, jumlah perangkat penambangan yang disita cukup banyak, menunjukkan bahwa upaya penindakan terhadap aktivitas penambangan ilegal semacam ini di Malaysia semakin diperkuat. Apakah kalian mengikuti berita semacam ini?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan