Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Goldman Sachs: The Fed Akhirnya Akan Menurunkan Suku Bunga, Mengacu pada Krisis Minyak 1990
Pada 31 Maret, ketika konflik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran inflasi, pasar suku bunga global mengalami perubahan besar yang bersifat “penetapan harga lebih hawkish”—beralih dari ekspektasi beberapa pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve di awal tahun menjadi penetapan harga untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Goldman Sachs mempertanyakan pergeseran signifikan dalam penetapan harga pasar untuk tahun ini. Bank tersebut menyatakan bahwa investor melebih-lebihkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak saat ini. Strategi Goldman Sachs Dominic Wilson menjelaskan pandangan bank tersebut dalam sebuah laporan riset: pasar bereaksi berlebihan terhadap guncangan minyak, bertaruh agar The Fed menerapkan kebijakan pengetatan, sementara pengalaman historis menunjukkan bahwa hal ini kecil kemungkinan terjadi. Referensi historis dari tahun 1990 menjadi inti dari penilaian Goldman Sachs. Pada tahun itu, ketika menghadapi guncangan pasokan minyak, imbal hasil pasar obligasi melonjak, dan investor bertaruh pada kebijakan pengetatan The Fed. Namun, pada akhirnya The Fed mengambil pendekatan yang berlawanan, memilih untuk memangkas suku bunga di tengah situasi ekonomi yang memburuk. Logika utama Goldman Sachs adalah bahwa inflasi yang dipicu oleh naiknya harga minyak merupakan guncangan dari sisi penawaran, bukan pemanasan berlebih dari sisi permintaan. Secara historis, The Fed cenderung mengabaikan tekanan inflasi dari sisi penawaran dan tidak melakukan pengetatan kebijakan moneter sebagai akibatnya. Kecenderungan ini menjadi semakin terlihat ketika pertumbuhan ekonomi sudah melambat.